NAGAN RAYA – Upaya percepatan pembangunan terus dilakukan Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya. Salah satunya dengan pemasangan gorong-gorong di titik 250 dari titik nol pembangunan jalan penghubung Desa Ujong Blang menuju Desa Pante Ara.

Pekerjaan tersebut bahkan dilakukan hingga malam hari demi memaksimalkan waktu yang tersisa sebelum program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berakhir.

Pada Sabtu malam, 7 Maret 2026, sejumlah personel Satgas TMMD terlihat tetap bekerja di lokasi pembangunan. Dengan memanfaatkan penerangan seadanya, mereka memasang gorong-gorong yang akan menjadi jalur aliran air di bawah badan jalan yang tengah dibangun.

Langkah ini dilakukan agar proses pembangunan berjalan lebih cepat dan hasilnya dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto menjelaskan bahwa pekerjaan malam hari merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan di lapangan.
“Benar kita maksimalkan waktu malam hari, seperti tadi malam,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (8/3/2026).

Ia menambahkan bahwa gorong-gorong dipasang sesuai perencanaan teknis dan ditempatkan pada lokasi yang memang menjadi lintasan aliran air. Hal ini penting agar jalan yang dibangun tidak mudah rusak dan tetap aman digunakan warga meskipun musim hujan tiba.

Menurutnya, keberadaan gorong-gorong memiliki peranan penting dalam menjaga ketahanan badan jalan.

“Gorong-gorong kita pasang sesuai dengan rencana awal dan ditempatkan di titik lintasan air. Dengan demikian ketika jalan sudah selesai, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap genangan air saat hujan turun,” jelasnya.

Pemasangan gorong-gorong ini merupakan bagian dari pembangunan jalan sepanjang 3.100 meter dengan lebar 6 meter yang menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-127.

Jalan tersebut diharapkan dapat membuka akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Beutong, khususnya warga Desa Ujong Blang dan Desa Pante Ara.

Selain mempermudah mobilitas warga, pembangunan jalan ini juga diyakini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas pertanian dan distribusi hasil bumi.

Dengan semangat gotong royong dan kerja tanpa mengenal waktu, Satgas TMMD bersama masyarakat terus berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan secara maksimal.

Harapannya, infrastruktur yang dibangun melalui program TMMD ini dapat menjadi fondasi penting bagi kemajuan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.(0116).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *