NAGAN RAYA – Waktu berjalan cepat di lokasi pembangunan jalan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya. Tanpa terasa, kegiatan yang sejak awal menghadirkan semangat gotong royong antara prajurit dan masyarakat itu kini sudah mendekati masa penutupan.
Di balik deru mesin alat berat yang setiap hari menggali dan meratakan tanah, ada sosok Aldo, operator excavator yang sejak pembukaan TMMD hingga sekarang setia mengendalikan alat berat pada sasaran utama pembangunan badan jalan yang menghubungkan Desa Ujong Blang dengan Desa Pante Ara.
Bagi Aldo, alat berat yang ia operasikan bukan sekadar mesin. Excavator itu ibarat tangan raksasa yang perlahan membuka jalan harapan bagi masyarakat desa. Setiap ayunan bucket yang menyingkirkan tanah menjadi bagian dari cerita pembangunan yang sedang ditulis bersama.
Sejak hari pertama program TMMD dimulai, Aldo menyaksikan langsung bagaimana prajurit Satgas TMMD bekerja tanpa mengenal waktu. Hujan yang turun tiba-tiba maupun terik matahari yang menyengat tidak pernah menjadi alasan untuk berhenti.
“Tak terasa ini sudah mendekati penutupan TMMD. Dari awal sampai sekarang saya terus di lokasi bersama prajurit,” ujar Aldo saat ditemui di lokasi pekerjaan, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, bekerja bersama prajurit TNI memberikan pengalaman yang berbeda dibanding pekerjaan proyek lainnya. Ia melihat kedisiplinan menjadi nafas dalam setiap pekerjaan yang dilakukan di lapangan.
Jam kerja yang teratur, pembagian tugas yang jelas, serta semangat pantang menyerah membuat setiap proses pengerjaan terasa lebih terarah.
Aldo mengaku banyak belajar dari cara prajurit menjalankan tugas. Baginya, semangat itu menular seperti api kecil yang menyala dan menyebar ke setiap orang yang berada di lokasi pembangunan.
“Hujan atau panas, mereka tetap ada di lapangan. Itu yang membuat saya ikut terpacu untuk bekerja lebih maksimal,” katanya.
Kini badan jalan yang dahulu hanya berupa jalur tanah mulai terlihat terbentuk. Lapisan demi lapisan tanah yang diratakan menjadi bukti kerja keras yang dilakukan selama program TMMD berlangsung.
Bagi Aldo, pengalaman ini akan selalu ia ingat. Di antara suara mesin excavator dan semangat para prajurit, ia merasa menjadi bagian kecil dari pembangunan yang kelak akan memberi manfaat besar bagi masyarakat desa.(0116).
