ACEH BARAT — Program TMMD ke-127 Kodim 0105/Aceh Barat meninggalkan jejak pengabdian yang tak hanya terlihat, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bagi warga kurang mampu di Desa Pasi Aceh dan Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla.

Bangunan itu mungkin tidak besar, namun nilainya begitu berarti bagi masyarakat. Selasa (10/3/2026), pembangunan MCK tersebut akhirnya rampung setelah dikerjakan bersama oleh personel Satgas TMMD dan warga setempat.

Sejak awal pengerjaan, suasana kebersamaan terasa begitu kuat. Prajurit TNI dan masyarakat bekerja berdampingan, memikul bahan bangunan, mencampur semen, hingga menyelesaikan bagian akhir pembangunan.

Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Di tengah keterbatasan waktu menjelang penutupan TMMD, fasilitas sanitasi itu dapat diselesaikan tepat waktu.

Menurut Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., keberhasilan pembangunan ini menjadi bukti nyata kekuatan gotong royong antara TNI dan rakyat.

Ia berharap fasilitas sanitasi yang telah dibangun dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Semoga keberadaan MCK ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan menjadi sarana untuk mewujudkan lingkungan yang sehat serta meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Dansatgas.

Selain meningkatkan kebersihan lingkungan, keberadaan MCK juga diharapkan mampu mengurangi potensi penyakit yang kerap muncul akibat sanitasi yang kurang memadai.

TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik. Lebih dari itu, program ini menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Dan di Desa Pasi Aceh serta Desa Lueng Jawa, jembatan kebersamaan itu kini berdiri dalam bentuk bangunan sederhana bernama MCK.(0105).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *