Barito Kuala – Komando Distrik Militer (Kodim) 1005/Barito Kuala terus menunjukkan komitmennya dalam membantu pembangunan infrastruktur di wilayah binaan. Saat ini, tahap awal pembangunan “Jembatan Garuda” telah dimulai dengan kegiatan pembongkaran jembatan lama yang berlokasi di Desa Tamban Bangun, RT 10, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala. Pada Kamis (9/04/2026).
Jembatan yang akan dibangun ini memiliki dimensi panjang 7 meter dan lebar 2,5 meter. Pembangunan ini merupakan bagian dari program kepedulian TNI untuk memperbaiki fasilitas umum yang sudah rusak, guna memperlancar akses mobilitas masyarakat serta mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa di daerah tersebut.
Kegiatan pembongkaran jembatan ini melibatkan total 23 orang personel yang terdiri dari berbagai unsur. Sebanyak 8 personel dari jajaran TNI, 5 orang perangkat desa, serta 10 orang warga masyarakat setempat bahu-membahu bekerja sama dalam proses ini. Kehadiran dan partisipasi aktif masyarakat menjadi bukti kuat terjalinnya sinergi dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Pasiter Kodim 1005/Barito Kuala Kapten Inf Samsudin Nor menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap upaya peningkatan kualitas infrastruktur di pedesaan. Menurutnya, akses transportasi yang baik sangat penting untuk mendorong roda perekonomian masyarakat.
”Pembangunan Jembatan Garuda ini kami laksanakan sebagai wujud kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat. Kami melihat betapa pentingnya jembatan ini bagi warga Tamban Bangun untuk aktivitas sehari-hari, terutama dalam mengangkut hasil bumi dan keperluan lainnya. Oleh karena itu, kami bergerak cepat untuk memulai tahap pembongkaran sebelum dilanjutkan dengan pembangunan struktur yang baru dan lebih kokoh,” ujar Kapten Inf Samsudin Nor.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari gotong royong yang terjalin dengan baik. Keterlibatan perangkat desa dan masyarakat menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi dalam membangun daerahnya sendiri.
”Kami sangat mengapresiasi antusiasme dan partisipasi masyarakat serta pemerintah desa yang turut serta membantu pekerjaan ini. Semangat gotong royong seperti inilah yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Dengan bekerja sama, pekerjaan berat menjadi ringan dan hasilnya pun akan lebih maksimal. Kami berharap setelah jembatan ini selesai dibangun, kondisi jalan dan akses di sini menjadi jauh lebih baik, aman, dan nyaman digunakan oleh semua pihak,” tambahnya.
Saat ini, proses pembongkaran jembatan lama sedang berjalan sesuai rencana. Setelah tahap ini selesai, akan segera dilanjutkan dengan pembangunan pondasi dan struktur jembatan baru yang dirancang lebih kuat dan tahan lama. Diharapkan dengan selesainya Jembatan Garuda ini, dapat memberikan manfaat yang besar bagi kelancaran transportasi dan kesejahteraan masyarakat Desa Tamban Bangun dan sekitarnya.(1005).
