BOALEMO – Semangat gotong royong membuncah di Desa Modelomo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo. Di bawah terik matahari, deru alat berat bersahutan dengan dentuman palu godam saat personel TNI dari Kodim 1316/Boalemo bersama Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) 915/Bitu’o bahu-membahu mempercepat pemasangan batu pondasi Jembatan Perintis Garuda, Jumat (10/04/2026).

Program ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan sebuah langkah strategis untuk memutus rantai keterisolasian serta memacu denyut nadi perekonomian masyarakat setempat.

Bagi warga Desa Modelomo, Jembatan Perintis Garuda merupakan simbol harapan. Selama ini, mobilitas warga sering terhambat oleh keterbatasan akses, terutama saat musim penghujan. Kehadiran jembatan tersebut diproyeksikan dapat mempercepat akses transportasi hasil pertanian dan perdagangan menuju pusat kecamatan, menjamin keamanan mobilitas anak-anak sekolah maupun warga yang membutuhkan layanan kesehatan darurat, serta mempererat konektivitas antar dusun yang selama ini terpisah oleh bentang alam.

Komandan Kodim (Dandim) 1316/Boalemo, Letkol Czi Yuda Herizal, S.H., memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat langsung dalam pengerjaan di lapangan. Ia menegaskan bahwa kerja keras yang dilakukan para prajurit merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat.

“Saya melihat semangat luar biasa dari rekan-rekan Kodim dan YTP 915/Bitu’o. Ini bukan hanya soal menyusun batu dan menyemen beton, tetapi tentang membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat di Tilamuta. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Letkol Czi Yuda Herizal saat meninjau lokasi pembangunan.

Hingga saat ini, pengerjaan jembatan difokuskan pada penguatan struktur bagian bawah. Pemasangan batu pondasi dilakukan dengan ketelitian tinggi untuk memastikan konstruksi jembatan memiliki kekuatan dan daya tahan jangka panjang.

Kolaborasi antara personel Kodim 1316/Boalemo, YTP 915/Bitu’o, serta dukungan masyarakat setempat menunjukkan sinergi yang kuat dalam mempercepat pembangunan. Disiplin kerja prajurit TNI berpadu dengan semangat gotong royong warga, sehingga proses pembangunan dapat berjalan efektif dan sesuai rencana.(0114).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *