TAPIN – Wujud nyata ketulusan TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali terlihat melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sawaja, Kecamatan Candi Laras Utara. Hingga saat ini, Kamis (16/4), progres pembangunan telah mencapai 10 persen.
Pembangunan tersebut membawa dampak positif yang langsung dirasakan masyarakat. Selain membuka harapan baru terhadap kemudahan akses transportasi, kegiatan ini juga menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai ciri khas bangsa Indonesia. Warga bersama personel Kodim 1010/Tapin bahu-membahu bekerja di lapangan, bahkan tak jarang pengerjaan dilakukan hingga malam hari demi percepatan pembangunan.
Kondisi ini tidak terlepas dari keseriusan dan komitmen TNI dalam menjalankan program nasional yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sebagaimana disampaikan Dandim 1010/Tapin, Letkol Inf Dimas Yamma Putra, bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi menjadi solusi bagi peningkatan perekonomian dan akses pendidikan warga.
Semangat kebersamaan itu juga terlihat dari peran aktif masyarakat, salah satunya Mahlan, warga Desa Sawaja yang menjadi penggerak dalam mendukung proses pembangunan. Ia bersama warga lainnya secara sukarela menyumbangkan tenaga demi terwujudnya jembatan yang telah lama dinantikan.
Kepala Desa Sawaja, Akhyar, mengungkapkan bahwa kehadiran jembatan tersebut sangat dinanti oleh masyarakat karena akan mempermudah aktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil pertanian hingga menunjang mobilitas pelajar menuju sekolah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 1010/Tapin yang begitu serius membantu pembangunan infrastruktur di desa kami. Ini sangat berarti bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan progres yang terus berjalan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Kehadiran TNI di tengah rakyat pun kembali membuktikan bahwa pengabdian mereka bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan rakyat.(1010).
