Banjarbaru – Kodim 1006/Banjar yang diwakili oleh Perwira Penghubung (Pabung) Mayor Cpl Bagus Rijayatmo turut menghadiri kegiatan Puncak Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru Tahun 2026 yang digelar di Lapangan dr. Murdjani, Senin (20/4/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas” tersebut berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 2.000 orang dari unsur pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, serta masyarakat.
Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup RI Dr. Hanif Faisol Nurofiq dan Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman, serta Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin beserta jajaran. Kehadiran Kodim 1006/Banjar menjadi bagian dari dukungan TNI AD dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara seremonial, penampilan seni budaya, hingga deklarasi Gerakan Kilau Emas (Kelola dan Pilah Sampah untuk Banjarbaru Emas) sebagai langkah konkret dalam penanganan permasalahan lingkungan. Selain itu, juga dilakukan penyerahan berbagai penghargaan, penandatanganan peringatan hari jadi, serta peninjauan program pengembangan kota kreatif melalui kuliner khas daerah, Soto Banjar.
Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan 27 tahun Banjarbaru menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai sektor, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga pertumbuhan ekonomi dan reformasi birokrasi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi membangun Banjarbaru yang elok, maju, adil, dan sejahtera.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI menekankan pentingnya pengelolaan sampah sebagai isu strategis yang harus ditangani secara serius dan kolaboratif. Program “Kilau Emas” yang dicanangkan Pemerintah Kota Banjarbaru dinilai sebagai langkah progresif menuju kota yang bersih dan berkelanjutan.
Kehadiran perwakilan Kodim 1006/Banjar dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah daerah serta menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.(1006).
