ACEH JAYA – Aktivitas jual beli di Pasar Ikan Keude Teunom selalu menjadi salah satu denyut ekonomi masyarakat di Kecamatan Teunom dan sekitarnya. Setiap hari, tempat ini dipenuhi oleh pedagang, nelayan, hingga pembeli yang datang untuk mendapatkan hasil laut segar. Di tengah ramainya aktivitas tersebut, kehadiran aparat kewilayahan turut memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di lokasi tersebut.
Pada Jumat (24/4/2026), Babinsa Koramil 06/Teunom dan Pos Ramil Pasi Raya Kodim 0114/Aceh Jaya, Serka Samsul bersama Kopka Ardika, melaksanakan kegiatan patroli sekaligus pemantauan di area Pajak Ikan Keude Teunom. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah binaan, khususnya di pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Sejak pagi hari, kawasan pasar ikan tersebut sudah terlihat ramai. Para pedagang menata berbagai hasil tangkapan laut seperti ikan tongkol, kerapu, cumi-cumi, hingga udang yang baru saja dibawa dari laut. Para pembeli yang sebagian besar merupakan warga sekitar juga datang silih berganti untuk mendapatkan ikan segar dengan harga yang relatif terjangkau.
Di tengah suasana pasar yang sibuk, kehadiran Babinsa yang berpatroli menjadi pemandangan yang tidak asing bagi masyarakat setempat. Serka Samsul dan Kopka Ardika terlihat berkeliling sambil menyapa para pedagang maupun pengunjung pasar. Interaksi yang terjadi berlangsung santai, namun tetap mengandung pesan penting tentang menjaga ketertiban dan keamanan bersama.
Pasar ikan seperti yang ada di Keude Teunom memiliki peran yang cukup vital dalam kehidupan masyarakat pesisir. Selain menjadi tempat transaksi jual beli hasil laut, pasar ini juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga yang menggantungkan ekonomi mereka dari sektor perikanan.
Para nelayan yang baru kembali dari melaut biasanya langsung membawa hasil tangkapan mereka ke pasar tersebut untuk dijual kepada pedagang atau pembeli. Dari tempat inilah hasil laut kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk usaha kuliner di sekitar kawasan tersebut.
Karena menjadi pusat aktivitas ekonomi yang cukup ramai, pasar ikan juga membutuhkan perhatian dari aparat keamanan agar situasi tetap kondusif. Kehadiran Babinsa melalui kegiatan patroli seperti ini membantu memastikan aktivitas perdagangan dapat berlangsung dengan tertib tanpa gangguan yang merugikan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Samsul dan Kopka Ardika tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga menyempatkan diri berbincang dengan para pedagang dan pengunjung pasar. Percakapan tersebut sering kali menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung kondisi yang terjadi di lapangan.
Melalui komunikasi seperti ini, aparat kewilayahan dapat memperoleh berbagai informasi yang mungkin tidak selalu terlihat secara kasat mata. Misalnya terkait keluhan pedagang, kondisi pasar, maupun hal-hal lain yang berkaitan dengan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas di pasar.
Selain itu, kegiatan patroli juga menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan. Dengan adanya kehadiran aparat di lokasi-lokasi yang ramai, masyarakat akan merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas mereka.
Bagi para pedagang di Pasar Ikan Keude Teunom, kehadiran Babinsa sering kali memberikan rasa tenang. Mereka merasa bahwa aktivitas usaha yang dijalankan mendapatkan perhatian dan pengawasan sehingga lingkungan pasar tetap tertib.
Salah satu pedagang ikan di pasar tersebut mengungkapkan bahwa pasar ikan merupakan tempat yang sangat penting bagi perekonomian masyarakat setempat. Oleh karena itu, kondisi keamanan yang terjaga menjadi hal yang sangat dibutuhkan agar aktivitas jual beli dapat berjalan lancar.
Tidak hanya pedagang, para pembeli juga merasakan manfaat dari suasana pasar yang tertib dan aman. Ketika lingkungan pasar terjaga dengan baik, masyarakat dapat berbelanja dengan lebih nyaman tanpa merasa khawatir terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.
Di banyak daerah pesisir, pasar ikan memang menjadi salah satu pusat kehidupan masyarakat. Selain sebagai tempat perdagangan, pasar juga menjadi ruang pertemuan sosial di mana warga saling berinteraksi, bertukar informasi, bahkan menjalin hubungan kerja sama dalam berbagai bidang.
Oleh karena itu, menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi seperti ini menjadi bagian penting dari upaya menciptakan stabilitas sosial dan ekonomi di masyarakat. Kegiatan patroli yang dilakukan oleh Babinsa merupakan salah satu langkah nyata untuk mendukung hal tersebut.
Peran aparat kewilayahan seperti Babinsa tidak hanya terbatas pada aspek keamanan semata. Mereka juga memiliki tanggung jawab untuk membangun kedekatan dengan masyarakat serta mendukung berbagai aktivitas positif yang berkembang di wilayah binaannya.
Dengan turun langsung ke lapangan, Babinsa dapat memahami situasi yang dihadapi masyarakat secara lebih nyata. Kedekatan ini juga membuat komunikasi antara aparat dan warga menjadi lebih mudah, sehingga berbagai persoalan yang muncul dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Kegiatan patroli yang dilakukan oleh Serka Samsul dan Kopka Ardika di Pasar Ikan Keude Teunom berlangsung dengan aman dan lancar. Setelah melakukan pemantauan di sejumlah titik, keduanya memastikan bahwa situasi pasar tetap kondusif dan aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa.
Keberadaan aparat di tengah aktivitas ekonomi masyarakat menjadi simbol bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Dengan dukungan dari semua pihak, pasar sebagai pusat kehidupan ekonomi warga dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Melalui langkah sederhana seperti patroli dan pemantauan, hubungan antara aparat dan masyarakat pun semakin terjalin erat. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas warga menjadi bukti nyata bahwa aparat selalu siap mendampingi masyarakat dalam menjaga lingkungan yang aman, nyaman, dan produktif bagi semua.(0114).
