FAKFAK – Tingginya nasionalisme dan sikap patriotik warga Fakfak, Papua Barat, terlihat saat mengikuti Kirab Merah Putih, yaitu pawai membawa bendera merah putih sepanjang jalan Kota Fakfak, kemudian longmarch dari Gedung Pepera ke Ruang Terbuka Hijau KH Ma’ruf Amin, Kabupaten Fakfak, Jumat (1/5/2026).

Danrem 182/JO, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.IP., M.M., M.Han., melalui Kasrem 182/JO menyampaikan apresiasi kepada warga Fakfak, khususnya panitia, yang telah sukses melaksanakan peringatan Kembalinya Irian Barat ke Pangkuan NKRI melalui kegiatan yang dinilai berhasil memberikan pemahaman sejarah sesuai fakta, sehingga generasi penerus di Papua, khususnya di Fakfak, tidak terpengaruh oleh narasi yang keliru, yaitu narasi yang mengatakan 1 Mei 1963 hari integrasi Papua dan aneksasi.

Rangkaian kegiatan yang dimulai dari Focus Group Discussion yang melibatkan Forkopimda, TNI, tokoh pejuang, veteran, PPM, FKPPI, tokoh adat dan masyarakat, serta pelajar, telah menyimpulkan dan mendeklarasikan bahwa 1 Mei 1963 adalah Hari Kembalinya Irian Barat ke Pangkuan NKRI, bukan bergabung dan bukan diserahkan, namun melalui proses perjuangan panjang pejuang dan melalui Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera).

Peringatan 1 Mei di Fakfak tahun ini berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Selain kirab merah putih, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan wawasan kebangsaan, khususnya bagi generasi muda Papua Barat.(Pr182).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *