HULU SUNGAI SELATAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan pembangunan jembatan beton permanen di Desa Karang Jawa Muka, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu (17/6/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Kodim 1003/HSS terhadap program prioritas Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.
Sebelumnya, warga Desa Karang Jawa Muka harus menggunakan jembatan kayu yang kondisinya telah rusak berat dan sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi dan akses pendidikan bagi anak-anak sekolah.
Komandan Kodim 1003/HSS, Letkol Inf Ading Priyotantoko, menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi warga.
“Pembangunan jembatan beton ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan warga memiliki akses yang aman dan layak untuk beraktivitas, baik dalam mendukung perekonomian maupun memudahkan anak-anak menuju sekolah,” ujarnya.
Dandim menjelaskan, jembatan yang nantinya diberi nama Jembatan Garuda tersebut memiliki panjang 12 meter dan lebar 2 meter. Saat ini proses pembangunan telah memasuki tahap pengecoran pondasi yang menjadi bagian penting untuk menghasilkan konstruksi yang kuat dan mampu menopang beban berat dalam jangka waktu yang lama.
“Pondasi yang kokoh menjadi kunci utama agar jembatan ini memiliki daya tahan yang maksimal. Kami berharap kehadiran Jembatan Garuda nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi sarana penghubung yang aman serta andal,” tambahnya.
Keberhasilan pembangunan jembatan ini juga tidak lepas dari semangat gotong royong antara personel Kodim 1003/HSS dan masyarakat setempat. Kemanunggalan TNI dan rakyat terlihat nyata dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan pembangunan.
Menurut Letkol Inf Ading Priyotantoko, sinergi tersebut menjadi modal utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Gotong royong adalah kekuatan bangsa. Melalui kebersamaan antara TNI dan rakyat, kami optimistis Jembatan Garuda akan menjadi infrastruktur yang kuat, tahan lama, sekaligus mampu membuka konektivitas antarwilayah guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, warga Desa Karang Jawa Muka menyambut antusias pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap keberadaan jembatan beton permanen dapat menggantikan jembatan lama yang selama ini menjadi sumber kekhawatiran dan risiko keselamatan.
Dengan hadirnya Jembatan Garuda, masyarakat kini memiliki harapan baru terhadap tersedianya akses transportasi yang lebih aman, lancar, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan mobilitas warga, jembatan ini juga diharapkan mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
@pendim1003
