ACEH JAYA – Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu fokus utama aparat kewilayahan dalam menjaga keamanan lingkungan dan keselamatan masyarakat. Melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos), Babinsa terus mengedukasi warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang berpotensi menimbulkan bencana serta kerugian besar bagi masyarakat.

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 01/Jaya Kodim 0114/Aceh Jaya, Praka Muh Arsyad, yang melaksanakan sosialisasi dan edukasi pencegahan karhutla kepada masyarakat di Desa Babahie, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Minggu (21/06/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para petani dan pemilik lahan, agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Dalam sosialisasi tersebut, Babinsa menjelaskan berbagai dampak negatif yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan, baik terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun sektor ekonomi.

Praka Muh Arsyad mengatakan bahwa pembakaran lahan tidak hanya menyebabkan kerusakan ekosistem, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang berdampak pada kesehatan masyarakat serta mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi.

“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain berbahaya bagi lingkungan, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum yang dapat dikenakan kepada pelakunya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk menggunakan metode pengolahan lahan yang lebih aman dan ramah lingkungan. Edukasi tersebut penting untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan tanpa merusak ekosistem di sekitarnya.

Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya karhutla, Babinsa juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api, terutama saat musim kemarau yang dapat mempercepat penyebaran kebakaran.

Masyarakat diminta untuk menerapkan prinsip “temu cepat dan lapor cepat” apabila menemukan indikasi kebakaran atau titik api di lingkungan sekitar. Langkah tersebut dinilai sangat penting agar penanganan dapat dilakukan sejak dini sebelum api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Menurut Praka Muh Arsyad, keberhasilan pencegahan karhutla sangat bergantung pada peran aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara warga, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dari ancaman kebakaran.

Warga Desa Babahie menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilakukan Babinsa. Mereka mengaku mendapatkan pemahaman yang lebih jelas mengenai bahaya karhutla serta pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan.

Melalui kegiatan Komsos yang dilaksanakan secara rutin, Kodim 0114/Aceh Jaya terus memperkuat upaya pencegahan karhutla di wilayah binaan. Diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Jaya.(0114).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *