BLITAR – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Babinsa Desa Dadaplangu Koramil 0808/07 Ponggok Serka Marjan melaksanakan kegiatan pembuatan sumur bor di lahan pertanian milik Bapak Jaini, warga RT 05 RW 03, Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Sabtu (27/6/2026), untuk mengatasi kendala air dan meningkatkan produksi pertanian.
Kegiatan pembuatan sumur bor ini difokuskan untuk mengamankan ketersediaan air bersih sekaligus mendukung kelancaran sistem irigasi pertanian di wilayah tersebut. Serka Marjan bersama pemilik lahan dan warga sekitar bahu-membahu menyiapkan peralatan pengeboran, memasang pipa casing, hingga memantau proses pengeboran tanah. Kehadiran Babinsa di lokasi kerja bakti ini terbukti mampu memberikan dorongan semangat yang besar bagi warga yang telah bekerja sejak pagi hari.
Di sela-sela kegiatannya, Serka Marjan menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani melalui pembuatan sumur bor ini merupakan bagian dari upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan nasional. Ketersediaan air yang stabil menjadi faktor penentu utama agar para petani tidak hanya bergantung pada curah hujan. Melalui sumur bor ini, kebutuhan air untuk tanaman musiman dapat tercukupi dengan baik, bahkan saat memasuki musim kemarau sekalipun.
Selain berdampak langsung pada produktivitas sektor pertanian lokal, keberadaan sumur bor ini juga diproyeksikan dapat membantu pemenuhan kebutuhan air bersih harian bagi warga sekitar yang kerap mengalami kendala saat debit air tanah menurun. Sinergitas di lapangan ini menjadi cerminan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap kokoh, di mana seorang prajurit teritorial dituntut untuk selalu adaptif dan menjadi solusi atas berbagai kendala nyata di desa binaannya.
Sementara itu, Bapak Jaini selaku pemilik lahan menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam atas bantuan tenaga serta kepedulian yang diberikan oleh Serka Marjan. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari Babinsa Koramil 0808/07 Ponggok tersebut, sehingga proses pengeboran berjalan lebih cepat dan lancar. Dengan demikian, impiannya untuk memiliki sumber pengairan mandiri demi kelangsungan lahan pertaniannya kini dapat segera terwujud.(0808).
