ACEH JAYA – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi guna membahas aktivitas pertambangan masyarakat yang berada di kawasan PT Tunggal Perkasa Plantation 3 (PT TPP3) yang merupakan bagian dari Astra Agro Group. Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta mencari solusi terbaik terkait berbagai persoalan yang berkembang di lapangan.

Rapat koordinasi dilaksanakan di Pendopo Bupati Aceh Jaya pada Senin (29/06/2026) pukul 10.00 WIB dan dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, pihak perusahaan, serta perwakilan masyarakat dan pemerintah gampong.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Aceh Jaya Safwandi, S.Sos., M.AP., Wakil Bupati Aceh Jaya Muslim D, Dandim 0114/Aceh Jaya Letkol Czi Aris Widiatmoko, S.I.P., Kapolres Aceh Jaya AKBP Zulfa Renaldo, S.I.K., M.Si., Ketua DPRK Aceh Jaya, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Jaya, para kepala dinas terkait, Camat Sampoiniet, Kapolsek Sampoiniet, Danramil Sampoiniet, Direktur PT Tunggal Perkasa Plantation 3, serta para geuchik dan tuha peut dari sejumlah gampong di wilayah Kecamatan Sampoiniet.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Aceh Jaya. Selanjutnya, Camat Sampoiniet menyampaikan kondisi umum wilayah serta berbagai perkembangan yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan masyarakat di kawasan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Jaya turut menyampaikan pandangan pemerintah daerah terkait pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi masyarakat, kepastian hukum, serta keberlanjutan lingkungan hidup.

Pihak PT Tunggal Perkasa Plantation 3 juga memaparkan kondisi dan situasi yang berkembang di area perusahaan, termasuk berbagai aspek yang berkaitan dengan aktivitas masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kapolres Aceh Jaya kemudian menyampaikan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar seluruh aktivitas yang berlangsung dapat berjalan secara aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal senada juga disampaikan Dandim 0114/Aceh Jaya yang menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, serta penyelesaian persoalan melalui dialog yang konstruktif demi menjaga stabilitas wilayah.

Bupati Aceh Jaya dalam sambutannya mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan musyawarah dan mencari solusi yang dapat mengakomodasi kepentingan masyarakat tanpa mengabaikan aturan yang berlaku. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memfasilitasi komunikasi antara masyarakat, perusahaan, dan instansi terkait guna menciptakan situasi yang kondusif.

Pada sesi diskusi, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan, aspirasi, serta keluhan yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan masyarakat di kawasan PT TPP3. Berbagai pandangan yang disampaikan menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam menentukan langkah-langkah selanjutnya.

Rapat koordinasi berakhir pada pukul 12.35 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat dalam mencari solusi yang tepat, menjaga stabilitas wilayah, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Aceh Jaya.(0114).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *