KUTAI TIMUR – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan masyarakat Kecamatan Kaliorang melalui kegiatan santunan bagi anak yatim piatu yang diselenggarakan Jam’iyah Manaqib Kecamatan Kaliorang dalam peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Huda, Jalan Durian RT 12, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (5/7/2026), turut dihadiri Babinsa Desa Bangun Jaya Koramil 0909-06/Bengalon, Serka M. Lasman F.

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur Hasbullah, S.Ag., Plt. Camat Kaliorang Pitriani, M.AP., Kepala Desa Bangun Jaya Supanjen, Ketua FKUB Kecamatan Kaliorang H. Yusuf Rahman, Ustaz H. Anwar Ashaf, S.Ag. selaku penceramah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Jam’iyah Manaqib Kecamatan Kaliorang.

Rangkaian acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan pembacaan Barzanji dan sholawat, sambutan para tamu undangan, serta tausiyah agama yang disampaikan Ustaz H. Anwar Ashaf, S.Ag. dengan tema “Berbagi Kasih Menggapai Berkah.”

Momentum Tahun Baru Islam dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan kebersamaan melalui pemberian santunan kepada 71 anak yatim piatu. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak penerima santunan.

Babinsa Desa Bangun Jaya Serka M. Lasman F menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap kegiatan sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

Selain menjadi ajang berbagi, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan antara pemerintah, tokoh agama, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keagamaan terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga mampu memperkuat persatuan serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera di Kabupaten Kutai Timur.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar hingga selesai.(0909).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *