SUKOHARJO – Kolaborasi menjadi fondasi utama yang mendorong percepatan pencapaian sasaran TMMD Reguler ke-129 di Desa Parangjoro. Satgas menilai sinergi antar unsur lebih menentukan dibandingkan sekadar jumlah personel yang dikerahkan.

Komandan Satgas TMMD Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., menjelaskan bahwa setiap elemen bergerak sesuai kapasitasnya. Personel TNI bertanggung jawab atas pekerjaan fisik, anggota Polri mengangkut material dan mengamankan lokasi, sementara warga memberikan tenaga serta menyiapkan logistik.

Dengan pola kerja terintegrasi, pembangunan talut, weremisasi jalan, rehabilitasi masjid, serta bedah rumah Margono dapat dijalankan secara simultan. Irama pekerjaan pun lebih cepat karena tidak ada sektor yang berjalan sendiri-sendiri.

Kapolsek Grogol AKP Kurniawan Triatmaja, S.H., pada Rabu (29/7/2026) menyatakan keterlibatan Polri merupakan bentuk dukungan penuh agar pembangunan desa segera memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran anggota Polri di lapangan menjadi bagian dari kerja sama yang telah terjalin sejak awal kegiatan.

Data dari Pemerintah Desa Parangjoro mencatat progres pelaksanaan telah mencapai sekitar 60 persen. Kepala Desa Hardiman, S.H., optimistis berkat kekompakan seluruh unsur, seluruh sasaran akan rampung sesuai target sebelum penutupan TMMD.(Red/Cn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *