BARITO KUALA – Suara adukan semen dan ketukan pemasangan keramik tetap terdengar dari dalam Mushola Darul Istiqomah ketika rombongan Tim Wasev meninjau lokasi. Tidak ada pekerjaan yang dihentikan. Di tengah kunjungan itu, Peltu Ismail bersama anggota yang lain terus melanjutkan pemasangan keramik, menandakan bahwa setiap waktu dimanfaatkan untuk mempercepat penyelesaian rumah ibadah yang menjadi harapan warga Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban.
Hingga Kamis (30/7/2026), perehaban mushola telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pemasangan kawat harmonika, pengecoran lantai, rangka plafon bagian dalam dan luar, serta plafon telah rampung seluruhnya. Pekerjaan kini berfokus pada pemasangan keramik yang telah mencapai 60 persen, disusul pengecatan dinding yang berada pada angka 50 persen sebelum memasuki tahapan pemasangan dinding samping serta pengecatan pintu dan jendela.
Bagi masyarakat, perubahan itu mulai terasa meski pekerjaan belum sepenuhnya selesai. Bangunan yang sebelumnya membutuhkan banyak perbaikan kini tampak lebih tertata dan nyaman. Kehadiran tempat ibadah yang lebih layak diyakini akan mendukung kegiatan keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan warga yang selama ini menjadikan mushola sebagai pusat aktivitas sosial.
Peltu Ismail mengatakan seluruh personel tetap menjaga ritme pekerjaan meski lokasi mendapat kunjungan Tim Wasev. Menurutnya, perhatian yang diberikan menjadi dorongan moral bagi anggota di lapangan untuk menyelesaikan setiap tahapan dengan hasil yang baik sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Sentuhan akhir kini semakin dekat. Seiring bertambahnya capaian pekerjaan dari hari ke hari, Mushola Darul Istiqomah perlahan berubah menjadi simbol semangat gotong royong yang tumbuh dari kerja bersama antara prajurit dan warga demi menghadirkan fasilitas ibadah yang lebih representatif bagi Desa Tamban Bangun.(1005).
