ACEH JAYA – Kayu-kayu bekisting tersusun rapi di dasar galian yang masih dipenuhi tanah basah sebagai tanda bahwa impian warga Desa Sarah Raya, Kecamatan Pasie Raya, untuk mendapat jalur penghubung yang lebih layak kini memasuki tahapan penting; ini bukan sekadar membangun jembatan, melainkan menyiapkan akses bagi aktivitas warga yang selama ini dibatasi kondisi alam.

Proses pembentukan pondasi jembatan pada kegiatan TMMD Ke-129 Kodim 0114/Aceh Jaya dikerjakan dengan ketelitian tinggi. Setiap ukuran disesuaikan agar konstruksi mampu berdiri kokoh dalam jangka panjang. Di sisi pekerjaan, warga tidak hanya menjadi penonton. Mereka ikut membantu menyiapkan kebutuhan di lapangan, menghadirkan semangat kebersamaan yang tumbuh tanpa sekat.

Memasuki Jumat (31/7/2026), tahapan pekerjaan terus menunjukkan perkembangan. Keberadaan jembatan ini dinilai akan membawa perubahan nyata bagi masyarakat Sarah Raya. Perjalanan menuju kebun, lahan pertanian, maupun akses antarpermukiman nantinya menjadi lebih singkat, sehingga waktu dan biaya yang selama ini terbuang dapat ditekan.

Perubahan tersebut juga menyimpan arti sosial yang tidak kalah penting. Mobilitas yang semakin lancar akan memperkuat hubungan antarwarga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta memberi rasa aman saat melintasi kawasan yang sebelumnya sulit dilewati, terutama ketika curah hujan meningkat. Nilai gotong royong yang mengiringi proses pembangunannya menjadi modal berharga bagi keberlanjutan pembangunan desa.

Ketika pondasi selesai dan jembatan berdiri utuh, masyarakat tidak hanya memperoleh sarana penyeberangan yang lebih baik. Mereka juga mewarisi keyakinan bahwa kerja bersama mampu mengubah hambatan menjadi peluang, sekaligus membuka babak baru bagi pertumbuhan Desa Sarah Raya di masa mendatang.(Red/Cn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *