BARITO KUALA – Warna hijau mulai tampak pada dinding luar rumah milik Nini Noorhayati, warga Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, sementara atap seng teras depan juga dipasang rapi sehingga hunian terasa makin layak.
Memasuki Jumat (31/7/2026), perkembangan rehabilitasi rumah tidak layak huni dalam TMMD Ke-129 menunjukkan capaian yang terus bergerak menuju tahap penyelesaian. Seluruh pekerjaan struktur utama telah tuntas 100 persen, mulai dari tongkat, susuk, glagar, tiang utama, kuda-kuda, tiang gantung, kaso hingga reng. Pemasangan dinding dan atap seng juga telah mencapai 90 persen, disusul bubungan dengan capaian serupa.
Sentuhan akhir mulai menjadi fokus pekerjaan. Pengecatan dinding kayu bagian luar dilakukan bersamaan dengan pemasangan atap seng pada teras depan. Sementara itu, penyelesaian lantai, papan layar, dan lisplang telah mencapai 80 persen, sedangkan pemasangan pintu, jendela, dapur, serta teras terus dikerjakan secara bertahap. Ruang kamar juga mulai dibentuk sebagai bagian dari penyempurnaan hunian.
Bagi Nini Noorhayati, perubahan rumahnya bukan hanya soal bangunan yang semakin kokoh, tetapi juga menghadirkan rasa tenang untuk menjalani hari-hari bersama keluarga. Kehadiran personel TMMD, termasuk Peltu Rahmadi dari Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala, menjadi bagian dari semangat gotong royong yang mempercepat lahirnya hunian yang lebih aman dan nyaman.
Dengan progres keseluruhan yang terus meningkat, rumah tersebut kini memasuki tahap penyelesaian akhir. Setiap pekerjaan yang rampung bukan sekadar menambah persentase pembangunan, melainkan juga menguatkan optimisme bahwa manfaat TMMD akan terus dirasakan masyarakat Desa Tamban Bangun jauh setelah kegiatan ini berakhir.(1005).
