SUKOHARJO – Suara roda gerobak yang melintas di atas tanah, denting batu yang saling bersentuhan, dan gerakan roskam meratakan semen berpadu menjadi irama kerja di Desa Parangjoro, Sabtu (1/8/2026), di lokasi pembangunan talud jalan, warga, personel Satgas TMMD Reguler Ke-129 TA 2026 Kodim 0726/Sukoharjo, dan anggota Polri bekerja tanpa banyak seremoni.

Satu orang mengangkat batu, yang lain menerima dan menata di sisi jalan. Beberapa warga bergantian mendorong gerobak berisi material, sementara prajurit membantu memastikan susunan pondasi tetap kokoh. Pekerjaan bergerak dari tangan ke tangan, seolah setiap orang memegang bagian cerita yang sama.

Latar belakang sawah yang telah dipanen memperlihatkan bahwa desa sedang memasuki babak baru setelah musim tanam berlalu. Kini perhatian tertuju pada penguatan jalan yang menjadi penghubung aktivitas warga setiap hari.

Talud tersebut dibangun untuk menjaga badan jalan dari ancaman pengikisan tanah, namun yang paling terasa di lapangan justru tumbuhnya rasa saling percaya di antara mereka yang bekerja berdampingan.

Ketika matahari mulai condong, susunan batu di tepi jalan semakin panjang. Parangjoro tidak hanya memperoleh talud yang lebih kokoh, melainkan juga kisah tentang bagaimana sebuah desa bergerak maju melalui gotong royong yang dikerjakan bersama.(Red/Cn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *