SUKOHARJO – Pembangunan Masjid Al Mubarok memantik kembali tradisi saling bantu di Desa Parangjoro yang sempat berkurang akibat aktivitas individu warga.
Pengerjaan masjid melibatkan TNI dan masyarakat bahu-membahu; warga dan prajurit saling berbagi tugas mulai dari penggalian tanah, pengangkutan material, hingga merapikan area kerja sehingga proses berjalan lancar.
Selama kegiatan berlangsung, kebiasaan saling membantu itu makin nyata dan menumbuhkan interaksi intens antarwarga yang memperkuat jaringan sosial desa.
Bagi penduduk setempat, kehadiran TNI selain mempercepat pembangunan juga memberi semangat moral untuk terus memelihara budaya gotong royong sebagai identitas komunitas.
Minggu (2/8/2026), pembangunan Masjid Al Mubarok menunjukkan kehendak bersama bahwa kemajuan desa diukur dari kerekatan masyarakat saat bekerja bersama, bukan sekadar bangunan fisik semata.(Red/Js).
