SUKOHARJO – Pembangunan desa bagi para prajurit yang terjun langsung bukan sekadar menuntaskan pekerjaan fisik, melainkan juga memikul tanggung jawab moral untuk memastikan manfaatnya sampai ke masyarakat.
Pandangan itu tampak nyata pada pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Parangjoro, Kabupaten Sukoharjo, ketika prajurit melibatkan warga dalam berbagai aktivitas pembangunan.
Sejumlah anggota TNI tampak mengoperasikan mesin molen, menyiapkan campuran semen, dan merapikan susunan batu bersama warga setempat sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan.
Rabu (5/8/2026), suasana kerja berjalan dengan semangat tinggi, tidak hanya menggabungkan tenaga, tetapi juga pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara TNI dan masyarakat.
Pratu Tio menyatakan bahwa keterlibatan warga menjadi energi tambahan bagi personel di lapangan. Menurutnya, setiap pekerjaan yang dilakukan bersama menghadirkan rasa optimisme bahwa hasilnya akan memberikan manfaat luas.
Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., menilai sinergi antara TNI dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam pembangunan desa. Kebersamaan itu menjadi kekuatan yang membuat perubahan dapat terwujud lebih cepat.(Red/Ap).
