SUKOHARJO – Suasana kelas Taman Kanak-kanak di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, mendadak hidup saat seorang anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo hadir dan mengajak anak-anak berinteraksi.
Ada anak yang mengangkat tangan, ada yang tersenyum lebar, dan sebagian lain sibuk memperhatikan teman di sampingnya. Kehadiran petugas mengubah ruang belajar menjadi arena percakapan yang akrab.
Penyampaian materi bukan berupa pelajaran berat. Anak-anak diajak memahami cinta tanah air lewat hal-hal sederhana yang dekat pada keseharian mereka, seperti menghormati bendera, belajar tertib, menunggu giliran, dan menyayangi teman. Gaya santai membuat anak mudah mengikuti dialog tersebut.
Serka Arif mengatakan, pengenalan nilai kebangsaan perlu disampaikan dengan bahasa yang sesuai usia anak. “Kami ingin anak-anak mengenal TNI bukan hanya sebagai penjaga negara, tapi juga sebagai sahabat. Dari hal kecil seperti hormat bendera, antri, dan sayang teman, kita tanamkan semangat kebangsaan,” ujarnya.
Kehadiran anggota Satgas pada Senin (10/8/2026) itu disambut hangat pihak sekolah. Guru menilai interaksi langsung memberi pengalaman berbeda karena pesan kedisiplinan dan kepedulian tidak hanya disampaikan lewat buku atau rutinitas kelas.
Bagi anak-anak TK, pelajaran tersebut mungkin tampak sederhana, tetapi kebiasaan kecil yang terus dikenalkan membantu mereka memahami bahwa mencintai Indonesia bisa diwujudkan lewat perilaku sehari-hari.(Red/Ap).
