Simeulue – Sertu Mendrova, Babinsa Koramil 02/Simeulue Tengah, Kodim 0115/Sml, Korem 012/Tu, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama pedagang sembako di Desa Kampung Air, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue, Minggu (30/08/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengetahui situasi dan kondisi keamanan di wilayah binaan sekaligus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok. Dalam kegiatan itu, Babinsa berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pembeli untuk memperoleh informasi mengenai kondisi aktivitas jual beli di pasar maupun kios masyarakat.

Menurut Sertu Mendrova, monitoring secara langsung menjadi salah satu bentuk kepedulian dan peran personel TNI AD dalam mengayomi masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas warga juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi serta mengetahui berbagai kondisi yang berkembang di lingkungan masyarakat.

“Dengan turun ke pasar tersebut, tentunya dapat membuka komunikasi kita dengan pedagang serta pembeli, baik itu soal harga hingga kenyamanan saat berbelanja di pasar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara drastis apabila terjadi gejolak atau lonjakan harga. Ia berharap perubahan harga sejumlah kebutuhan pokok tetap berada dalam batas kewajaran sehingga tidak terlalu membebani masyarakat.

“Di dalam berinteraksi dengan para pedagang dan pembeli yang ada di pasar tradisional maupun kios, kami menyarankan kepada pedagang supaya tidak menaikkan harga secara drastis jika terjadi gejolak atau lonjakan harga. Meski ada beberapa bahan sembako yang naik, itu masih dalam tahapan normal,” imbuhnya.

Sejumlah komoditas seperti cabai, bawang merah, daging sapi, minyak goreng, beras, serta kebutuhan pokok lainnya menjadi bagian dari perhatian dalam pemantauan tersebut. Selain mengetahui perkembangan harga, komunikasi dengan pedagang dan pembeli juga dimanfaatkan Babinsa untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan sehari-hari.

“Monitoring di pasar juga sebagai upaya untuk menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat, terutama terkait harga-harga bahan pokok,” pungkasnya.(0115).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *