Balangan – Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI mengingatkan pentingnya pencegahan sejak dini kepada sekitar 250 pelajar dan guru SMKN 1 Paringin, Kabupaten Balangan, Senin (7/9/2026).

Kegiatan dibuka dengan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di halaman SMKN 1 Paringin, Jalan A. Yani Km 2, Desa Batu Piring, Kecamatan Paringin Selatan yang dimulai pukul 07.30 Wita.

Kolonel Laut (KH) Najib, S.Pd., M.M., bertindak sebagai Pembina Upacara dan menekankan bahwa peran generasi muda krusial dalam pencegahan Karhutla, serta pentingnya edukasi untuk membentuk kepedulian dan budaya tanggap terhadap potensi kebakaran.

“Adik-adik harus memahami bahwa kebakaran terjadi karena adanya tiga unsur yang disebut segitiga api, yaitu bahan bakar, panas atau sumber api, dan oksigen. Apabila salah satu unsur tersebut kita hilangkan, maka api dapat dipadamkan,” jelas Kolonel Laut (KH) Najib.

Selain itu, para siswa diingatkan agar tidak mengabaikan titik api atau aktivitas yang bisa memicu kebakaran dan segera melaporkan temuan untuk mempercepat penanganan agar api tidak meluas.

“Jangan diam apabila melihat adanya titik api atau lokasi yang berpotensi terjadi Karhutla. Segera laporkan kepada pihak yang berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin,” pesannya.

Hadir pula pada kegiatan Mayor Inf Sanusi, Kepala SMKN 1 Paringin Sukamto, S.Pd., para wakil kepala sekolah, Batuud Koramil 1001-02/Paringin Serma Joko S., serta Babinsa Koramil 1001-02/Paringin Serka Wahyu Sugiono dan Kopka Hendra.

Tim Mabes TNI berharap penyuluhan memperluas pemahaman pelajar tentang bahaya Karhutla dan mendorong mereka menjadi agen pencegahan di sekolah, keluarga, dan masyarakat. Penguatan sinergi antara TNI, satuan pendidikan, pemerintah, dan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan serta mencegah Karhutla, khususnya di wilayah Kabupaten Balangan.(1001).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *