KUTAI TIMUR – Upaya menekan risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dilakukan melalui patroli konservasi di kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur.
Patroli di lapangan melibatkan Babinsa Koramil 0909-03/Muara Wahau Serda Muhammad Nawir, Ps. Kasium Polsek Kongbeng Bripka Moris Kempe, Brimob BKO Polsek Kongbeng Bripda Dandi, serta perwakilan perusahaan yakni Fire Marshal PT Sumalindo Aris Setyo Budi dan Security Leader PT Sumalindo Muin.
Tim patroli melakukan pemantauan pada titik-titik yang dinilai rawan Karhutla, termasuk area perkebunan sawit dan lahan milik warga yang berpotensi dibuka dengan cara membakar.
Dalam kegiatan itu petugas juga menyampaikan imbauan dan edukasi kepada warga tentang bahaya pembakaran hutan dan lahan serta dampaknya.
Masyarakat diingatkan bahwa praktik pembakaran lahan dapat memicu kerusakan lingkungan, menggangu ekosistem, menimbulkan gangguan kesehatan akibat asap, serta berpotensi dikenai sanksi hukum sesuai peraturan perundang-undangan.
Patroli yang digelar sebagai langkah preventif tersebut bertujuan menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi warga, sekaligus memperkuat sinergi TNI-Polri dan pihak perusahaan. Patroli berlangsung hingga pukul 14.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.(0909).
