KUTAI TIMUR – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Selasa (8/9/2026), tepatnya di Jalan Poros Penyolongan RT 25, Desa Benua Baru Ilir.
Titik api pertama kali terlihat sekitar pukul 17.00 WITA dan seiring waktu meluas sehingga menghanguskan lahan dengan perkiraan luas terdampak sekitar 3 hektare.
Tim gabungan melakukan operasi pemadaman hingga malam hari dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 22.30 WITA.
Penanganan kebakaran ini melibatkan 2 personel Kecamatan Sangkulirang, 4 personel Babinsa, 5 personel KPHP Manubar, 8 personel Manggala Agni, 6 personel Satpol PP, serta 1 personel Dinas Perhubungan.
Peralatan yang diterjunkan terdiri dari 1 unit mobil BPBD Sangkulirang, 1 unit pompa jinjing, 2 unit mobil KPHP Manubar, dan 7 unit pompa gendong.
Sampai api padam, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, sementara petugas terus melakukan pemantauan untuk mencegah kebakaran ulang.
Lokasi kejadian tercatat berjarak sekitar 278 kilometer dari Posko Lanud Dhomber dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1 jam melalui jalur udara dan 10–11 jam melalui jalur darat.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Sinergi TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, KPHP, Manggala Agni, dan masyarakat diperlukan untuk mencegah serta menangani Karhutla di Kutai Timur.(0909)
