MERAUKE – Pekerjaan pembangunan Jembatan Aramco yang dilaksanakan dalam Program Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 telah rampung, membuka rute yang lebih mudah antara Kampung Harapan Makmur dan Kampung Win Jaya di Distrik Kurik, Kabupaten Merauke setelah sekitar dua bulan pengerjaan.

Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Prabowo, S.I.P., melalui Babinsa Kampung Harapan Makmur Serda Vincensius Dasi dari Pos Ramil Kurik Koramil 1707-02/Merauke, mengatakan bahwa jembatan itu punya peran vital bagi warga yang mayoritas bekerja sebagai petani karena memudahkan aktivitas pertanian sehari-hari.

“Jembatan ini menghubungkan Kampung Harapan Makmur dengan Kampung Win Jaya,” ujar Serda Vincensius, Kamis (10/9/2026).

Sebelum ada jembatan baru, keterbatasan akses membuat para petani harus menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki ke sawah karena jembatan lama tidak dapat dilalui kendaraan roda dua atau roda empat, terutama saat musim hujan; anak-anak sekolah juga terpaksa mengambil jalur memutar yang lebih jauh.

Serda Vincensius menyatakan bahwa selesainya Jembatan Aramco memberi dampak langsung pada aspek ekonomi masyarakat: mempermudah petani menuju lahan persawahan dan memangkas jarak perjalanan siswa ke sekolah, sehingga mendukung kegiatan pertanian, pendidikan, dan kehidupan sosial setempat.

“Jembatan Aramco selesai dikerjakan, kini akses perekonomian semakin lancar, para petani ke sawah semakin mudah, termasuk anak-anak menuju sekolah,” pungkas Serda Vincensius.

Rampungnya pembangunan ini menjadi bukti bahwa kehadiran pembangunan di tengah masyarakat tidak hanya diukur dari berdirinya sebuah infrastruktur, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan warga.(1707).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *