TAPIN – Kodim 1010/Tapin menggelar upacara bendera di halaman Makodim 1010/Tapin, Senin (21/9), yang dipimpin langsung oleh Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra dan diikuti oleh seluruh anggota Kodim 1010/Tapin.

Rangkaian upacara meliputi pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pembukaan UUD 1945, Sapta Marga, Panca Prasetya Korpri, penyampaian amanat oleh Dandim, serta pembacaan doa.

Dalam amanatnya, Letkol Inf Dimas Yamma Putra mendorong seluruh prajurit dan PNS Kodim 1010/Tapin untuk mempertahankan semangat pengabdian dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Salah satu poin penting yang diangkat adalah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dimana Dandim meminta jajarannya meningkatkan kesiapsiagaan serta mengedepankan cegah dini dan deteksi dini terhadap potensi karhutla.

“Perhatian khusus terhadap penanganan karhutla, kesiapsiagaan, cegah dini, deteksi dini terhadap pencegahannya. Dan ingat, penanganan karhutla ini merupakan bakti kita terhadap negara,” tegasnya.

Di samping itu, Dandim mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga teratur dan pola makan yang baik.

Ia juga menekankan agar para pimpinan menunjukkan kepedulian terhadap kondisi personel sehingga pembinaan dan pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik.

“Pimpinan harus peduli terhadap anggotanya,” pesannya.

Seluruh personel diminta untuk menjauhi berbagai bentuk pelanggaran yang bisa merugikan diri sendiri, keluarga, maupun nama baik institusi.

Kedisiplinan berlalu lintas juga mendapat sorotan; personel diminta tertib administrasi kendaraan dan disiplin menggunakan perlengkapan keselamatan termasuk helm saat berkendara.

Menutup amanatnya, Dandim memberi penekanan terkait proses penerimaan prajurit TNI dengan mengingatkan agar tidak ada permainan dalam proses tersebut maupun praktik calo untuk mencari keuntungan.

“Jangan pernah main-main dengan proses penerimaan prajurit, jangan menjadi calo untuk meraih keuntungan. Penerimaan prajurit itu transparan. Tanamkan dan sampaikan kepada masyarakat, penerimaan prajurit TNI tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Menurutnya, pesan itu perlu disebarluaskan ke masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan penerimaan prajurit dengan imbalan tertentu.

Dandim berharap seluruh personel Kodim 1010/Tapin semakin meningkatkan disiplin, kepedulian, kesiapsiagaan dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas kepada masyarakat, bangsa dan negara.(1010).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *