KUTAI TIMUR – Pemerintah Kecamatan Bengalon bersama unsur TNI-Polri, DPRD Provinsi Kalimantan Timur, dan perwakilan perusahaan menyelenggarakan rapat koordinasi mengenai penanganan Jembatan Lembak serta persiapan jalan pengalihan pada Rabu (30/9/2026).
Pertemuan dimulai pukul 10.00 WITA dan bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Camat Bengalon, dengan agenda utama membahas kebutuhan perbaikan mendesak Jembatan Lembak dan persiapan jalur alternatif agar aktivitas warga terus berjalan selama pengerjaan.
Rapat dipimpin Camat Bengalon M. Harun Al Rasyid, S.STP., M.Si., dan dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur H. Arfan, S.E., M.Si., serta perwakilan Danramil, Kapolsek, Danpos AL, dan sejumlah perusahaan yaitu PT Kobexindo Semen, PT Indexim Coalindo, PT Ganda Alam Makmur, PT Kalimantan Prima Persada, PT Unggul Dinamika Utama, PT Farico Agro Mandiri, dan PT Indonesia Plantation Sinergi.
Dalam forum tersebut disepakati langkah-langkah termasuk penanganan segera kondisi Jembatan Lembak, penyusunan langkah teknis perbaikan, dan persiapan jalan pengalihan yang dapat digunakan selama pekerjaan berlangsung.
Peserta rapat juga mengajukan permohonan agar perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Bengalon memberikan dukungan untuk mempercepat penanganan serta menjaga kelancaran akses masyarakat selama proses perbaikan berjalan.
Koordinasi lanjutan hasil rapat akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam tempo dua hari ke depan melalui komunikasi dengan pihak terkait untuk memastikan dukungan teknis yang diperlukan tersedia.
Rapat ditutup pada pukul 12.30 WITA dengan suasana aman, tertib, dan lancar.(0909).
