TAPIN – Sejumlah anggota Kodim 1010/Tapin mengalami babak baru dalam karier militer mereka; 15 prajurit naik pangkat, sementara satu personel TNI dan dua ASN memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP).
Momen kenaikan pangkat dan persiapan pensiun itu digelar bersamaan dengan peringatan HUT Ke-81 TNI di halaman Makodim 1010/Tapin, Senin (5/10).
Upacara yang dipimpin Komandan Kodim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra berlangsung sederhana namun khidmat. Peserta upacara terdiri dari Perwira, Bintara, Tamtama, ASN hingga Komponen Cadangan (Komcad).
Dalam acara itu tampak beberapa personel menerima tanda pangkat baru, sedangkan lainnya mulai mempersiapkan diri menyudahi rutinitas kedinasan setelah bertahun-tahun mengabdi.
Kedua peristiwa tersebut mencerminkan siklus dinas prajurit: sebagian mengakhiri pengabdian, sebagian meneruskan estafet tugas dengan tanggung jawab meningkat.
Dalam rangkaian korp raport juga diumumkan bahwa 15 personel TNI menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, bersamaan dengan satu personel TNI dan dua ASN yang memasuki Masa Persiapan Pensiun.
Bagi Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra, peristiwa itu bermakna khusus karena bertepatan dengan HUT Ke-81 TNI.
“Usia 81 tahun ini bukan hanya menjadi angka, tetapi menjadi pengingat bahwa perjalanan TNI dibangun dari pengabdian para prajurit dari generasi ke generasi. Ada yang melanjutkan pengabdian, ada yang mengakhiri masa kedinasan, namun semangat pengabdiannya tetap menjadi bagian dari perjalanan TNI,” kata Dimas.
Dia menyampaikan bahwa peringatan HUT TNI layak dimanfaatkan prajurit untuk melakukan evaluasi serta mempertebal komitmen dalam melaksanakan tugas.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita terus meningkatkan profesionalisme, disiplin dan tanggung jawab. Jadikan usia TNI yang ke-81 ini sebagai motivasi untuk memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa, negara dan masyarakat,” ujarnya.
Pangkat Bertambah, Tanggung Jawab Ikut Bertambah
Kenaikan pangkat pada 15 prajurit itu bukan sekadar pergantian lambang di pundak; terdapat beban amanah dan tanggung jawab yang meningkat di baliknya.
Dandim berpesan agar mereka tidak menyikapi kenaikan pangkat hanya sebagai kebanggaan pribadi semata.
“Pangkat yang bertambah harus diikuti dengan tanggung jawab yang semakin besar. Jangan hanya melihat kenaikan pangkat sebagai penghargaan, tetapi jadikan sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik, lebih profesional dan memberikan contoh bagi anggota lainnya,” tegas Dimas.
Dia mengharapkan kenaikan pangkat menjadi pemicu bagi peningkatan kualitas pengabdian para prajurit.
“Semoga dengan kenaikan pangkat ini, kinerja dan dedikasi juga semakin meningkat. Tunjukkan bahwa kenaikan pangkat memang sejalan dengan kualitas dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas,” sambungnya.
Ketika Seragam Bersiap Dilepas
Sementara itu suasana berbeda dirasakan oleh personel yang memasuki Masa Persiapan Pensiun.
Setelah puluhan tahun berkarier di lingkungan militer dan kedinasan, mereka mulai mempersiapkan diri menghadapi kehidupan di luar rutinitas sebagai prajurit.
Kapten Inf Didi Setioso, salah satu personel yang memasuki MPP, menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan dan seluruh rekan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan tugasnya.
“Alhamdulillah kita semua dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat. Tentunya pada Masa Persiapan Pensiun ini kami tidak menutup silaturahmi. Terima kasih Komandan atas bimbingannya selama kami bertugas,” ujar Didi.
Dandim menyampaikan apresiasi atas pengabdian personel yang memasuki MPP.
“Kepada anggota yang memasuki Masa Persiapan Pensiun, saya mengucapkan terima kasih atas seluruh pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama berdinas. Masa kedinasan boleh berakhir, tetapi silaturahmi dan kekeluargaan jangan sampai berakhir,” kata Dimas.
Ia juga berharap para personel yang memasuki MPP mampu menjalani fase kehidupan berikutnya dengan baik.
“Jadikan pengalaman selama berdinas sebagai bekal untuk kehidupan selanjutnya. Tetap jaga nama baik pribadi, keluarga dan satuan. Kami berharap hubungan kekeluargaan yang sudah terbangun selama ini tetap terpelihara,” lanjutnya.
Bukan Sekadar Upacara
Setelah upacara dan korp raport selesai, acara dilanjutkan dengan syukuran di Kelas Lapangan Kodim 1010/Tapin.
Suasana yang semula formal berubah menjadi hangat ketika personel berkumpul merayakan HUT Ke-81 TNI dan mengiringi rekan yang memasuki fase baru kehidupan.
Peristiwa itu menegaskan bahwa perjalanan TNI bukan sekadar tugas dan operasi, melainkan juga kisah manusia yang menyerahkan sebagian hidupnya untuk satu barisan.
Ada yang hari itu menerima pangkat baru.
Ada yang mulai bersiap melepas seragam.
Namun keduanya memiliki satu benang merah: pengabdian.
HUT Ke-81 TNI di Kodim 1010/Tapin akhirnya bukan hanya menjadi perayaan bertambahnya usia organisasi. Lebih dari itu, menjadi pengingat bahwa dalam setiap pergantian generasi selalu ada nilai pengabdian yang diwariskan.
Seragam suatu hari akan dilepas. Pangkat suatu saat akan ditinggalkan.
Tetapi pengabdian dan jejak yang telah diberikan untuk bangsa dan negara akan tetap menjadi bagian dari perjalanan seorang prajurit.(1010).
