KUTAI TIMUR – Komandan Kodim 0909/Kutai Timur Letkol Czi Zainal Abidin, S.I.P., M.I.P., menghadiri ziarah makam Datuk Sampai dalam rangka Erau Adat Pelas Benua Kutai Timur Tahun 2026 pada Jumat (9/10/2026), yang dimulai pukul 08.00 WITA di Rumah Adat Kutai, Jalan Ring Road RT 66, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Ziarah ini menjadi bagian dari tradisi adat yang bertujuan menghormati leluhur sekaligus menjaga kelestarian budaya Kutai.

Prosesi dihadiri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, Drs. H. M. Arifin, M.Si.; Bupati Kutai Timur Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si.; Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur Jimmy, S.T., M.T.; serta Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Czi Zainal Abidin, S.I.P., M.I.P.

Turut hadir Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Yahya Junarko, S.E., M.Tr.Opsla.; Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah, S.I.K.; Ketua Pengadilan Negeri Christina Simanullang, S.H., M.H.; Ketua Pengadilan Agama Ismail, S.H.I., M.H.; serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kutai Timur Teguh, S.H.

Hadir pula Pemangku Adat Istiadat Kutai H. Kasmo Pital, Ketua Majelis Adat Istiadat Kutai Timur Drs. H. Idrus Yunus, M.Si., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Timur Basuki Isnawan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kutai Timur Drs. H. Fattah, M.Si., jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimda, protokoler pemerintah daerah, wartawan, dan undangan lainnya.

Acara dimulai dengan ziarah makam Datuk Sampai yang dipimpin Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI bersama unsur Forkopimda, lalu dilanjutkan tahlilan sebagai penghormatan dan doa bagi leluhur.

Setelah prosesi tersebut, peserta mengikuti ramah tamah yang dimeriahkan oleh musik tradisional Tingkilan, salah satu kesenian khas Kutai.

Di sela kegiatan, Bupati Kutai Timur Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si., menyampaikan sambutan dan membuka perlombaan permainan tradisional khas Kutai Timur, meliputi menyumpit, gasing, logo, dan ketapel.

Perlombaan permainan tradisional itu dimaksudkan untuk melestarikan budaya daerah sekaligus memperkenalkan kembali permainan rakyat kepada generasi muda agar kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal terpelihara.

Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 10.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.(0909).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *