TAPIN – Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII resmi dimulai di Desa Salam Babaris RT 11 RW 04, Kecamatan Salam Babaris sebagai upaya memperbaiki konektivitas dan infrastruktur bagi warga Kabupaten Tapin, Rabu (14/10).

Jembatan yang direncanakan memiliki panjang 10 meter dan lebar 2,5 meter itu saat ini tercatat baru mencapai progres pengerjaan sebesar 3,5 persen. Saat ini tim pelaksana fokus pada perangkaian cakar ayam dan pendirian kolom sebagai langkah awal pembangunan konstruksi.

Kegiatan pengerjaan melibatkan total 20 orang, yang terdiri dari 8 personel TNI, 2 orang dari pemerintah desa, serta 10 warga setempat. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan.

Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra mengatakan bahwa inisiatif pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bentuk perhatian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya terkait penyediaan infrastruktur untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Kami berharap melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, pembangunan ini dapat berjalan dengan baik sehingga nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi dan mendukung aktivitas perekonomian warga,” ujar Dandim 1010/Tapin.

Dandim juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan kerja sama antar-pihak selama proses pembangunan berlangsung. Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar rasa memiliki terhadap fasilitas tersebut tumbuh kuat.

“Dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, kami optimistis pembangunan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong demi mendukung pembangunan di wilayah Kabupaten Tapin,” tambahnya.

Setelah rampung, Jembatan Garuda Tahap VII di Desa Salam Babaris diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas warga, serta mendukung kelancaran kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Melalui kegiatan tersebut, TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menegaskan komitmen untuk hadir dan berkontribusi dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah.(1010).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *