SIMEULUE – Pembukaan dan pembersihan lahan dengan cara dibakar berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Babinsa Koramil 06/Teluk Dalam, Kodim 0115/Simeulue, Serka Aulia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos), Rabu (28/10/2026).

Imbauan itu disampaikan saat berinteraksi dengan warga binaan di wilayah Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue. Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian warga terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Serka Aulia mengajak masyarakat lebih berhati-hati ketika membuka maupun membersihkan lahan. Penggunaan api untuk mempercepat pekerjaan dapat menimbulkan risiko apabila kobaran merambat ke area sekitarnya, terlebih jika kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.

“ Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Apabila akan membuka atau membersihkan lahan, hendaknya dilakukan dengan cara yang aman dan tidak menggunakan metode pembakaran,” imbau Babinsa.

Menurutnya, dampak karhutla tidak berhenti pada kerusakan vegetasi dan ekosistem. Asap yang muncul juga dapat menurunkan kualitas udara, mengganggu aktivitas sehari-hari, serta berisiko terhadap kesehatan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

Karena itu, keterlibatan warga dalam mencegah munculnya titik api menjadi hal penting. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan dan segera meningkatkan kewaspadaan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar.

Melalui Komsos tersebut, Babinsa berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan semakin meningkat. Langkah pencegahan sejak dini diharapkan dapat menekan risiko karhutla sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan warga di wilayah Teluk Dalam.(0115).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *