SIMEULUE – Pembukaan lahan dengan cara dibakar dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama jika api menyebar akibat kondisi lingkungan dan arah angin. Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Babinsa Koramil 02/Simteng mengingatkan warga Desa Along, Kecamatan Salang, agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.

Imbauan itu disampaikan saat Babinsa melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Desa Kampung Air, Kabupaten Simeulue, Senin (02/11/2026). Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi sekaligus memantau perkembangan situasi di wilayah binaan.

Dalam kegiatan itu, Babinsa mengajak masyarakat agar menjadikan pencegahan kebakaran sebagai tanggung jawab bersama. Warga diminta mempertimbangkan cara yang lebih aman ketika membuka atau membersihkan lahan, tanpa menggunakan api yang berpotensi merembet ke area lain.

“ Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Apabila akan membuka atau membersihkan lahan, hendaknya dilakukan dengan cara yang aman dan tidak menggunakan metode pembakaran,” imbau Babinsa.

Kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan dampak yang meluas. Selain merusak vegetasi dan ekosistem, kebakaran juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Asap yang dihasilkan berisiko menurunkan kualitas udara dan berdampak terhadap kesehatan warga.

Babinsa menekankan pentingnya kewaspadaan sejak awal, bukan menunggu api membesar baru dilakukan penanganan. Kesadaran masyarakat untuk menghindari pembakaran saat membuka maupun membersihkan lahan menjadi salah satu langkah penting dalam menekan risiko karhutla di wilayah desa.(0115).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *