KUTAI TIMUR – Upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda area PT Wahana Tutung Infesindo (WTI) dekat perkebunan PT KIN di Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, masih berlangsung hingga Minggu (8/11/2026).
Pemadaman dilakukan sejak pagi hari dengan pengerahan personel gabungan mulai pukul 08.00 WITA, namun hingga saat ini api belum sepenuhnya terkendali karena akses menuju titik api sulit dan kondisi area berupa lahan gambut yang tebal.
Lokasi kebakaran berada di wilayah teritorial Koramil 0909-06/Bengalon, Kodim 0909/Kutai Timur, sekitar RT 05 Desa Sepaso Timur. Luas area terdampak diperkirakan mencapai 100 hektare dengan ketebalan gambut sekitar satu meter.
Pekerjaan penanganan melibatkan dua personel Babinsa, lima personel Karhutla Kecamatan, 12 personel Yonif TP, satu personel Lanal, dua personel Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa, lima warga, 15 karyawan PT KIN, 10 karyawan PT WTI, serta delapan personel Manggala Agni.
Sarana pendukung yang dikerahkan antara lain satu unit mobil pemadam Yonif TP, satu unit kendaraan pemadam Karhutla, dua unit mobil tangki suplai air PT KIN, serta masing-masing tiga unit mesin pompa air atau alkon milik PT KIN dan PT WTI.
Kendala utama di lapangan adalah tidak tersedianya akses untuk menjangkau bagian lahan yang terbakar. Hujan singkat pada pukul 14.30 WITA sempat mengurangi asap, tetapi kebakaran di lahan gambut tetap belum terkendali sehingga pompa air terus dioperasikan. Personel gabungan bersama pihak perusahaan dan masyarakat melanjutkan penanganan untuk mencegah meluasnya api serta mengurangi dampak kebakaran di wilayah Kecamatan Bengalon.(0909).
