ACEH BARAT – Sebagai upaya mendorong petani mempercepat masa tanam padi, Babinsa Koramil 04/Mrb Kodim 0105/Abar, Sertu Hendra Agung, mendampingi Bapak Hasan (53) melakukan penyemaian bibit atau penaburan benih di bedengan sawah yang berlokasi di Desa Pulo Teungoh, Kecamatan Meureubo, Kamis (13/11/2025).

Sebelum praktik penaburan benih, Babinsa terlebih dahulu memberikan arahan teknis tentang cara menabur benih yang baik dan benar. Pasalnya, benih unggul merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan budidaya tanaman, karena benih berperan sebagai pembawa potensi genetik untuk menghasilkan varietas unggul dan produktif.

“Keunggulan varietas akan menciptakan benih tanaman yang bermutu dan berkualitas. Sebelum melakukan penyemaian, kami juga menyeleksi atau menyortir benih terlebih dahulu dengan memisahkan antara benih bernas dan benih hampa. Karena mutu benih menjadi faktor utama agar tanaman tumbuh sehat, tahan hama dan penyakit, serta sesuai dengan kondisi lingkungan,” ujar Sertu Hendra Agung.

Bekal ilmu pertanian yang dimiliki Babinsa membuat Bapak Hasan merasa sangat terbantu dan termotivasi. Ia mengaku sejak adanya pendampingan dari Babinsa, dirinya semakin bersemangat untuk mengolah sawah.

“Yang dilakukan Babinsa terlihat sederhana, namun dampaknya luar biasa terhadap kemajuan dan kesejahteraan petani. Hampir semua lahan yang sudah dipanen langsung diolah kembali secara terus menerus. Ini menunjukkan bahwa pendampingan Babinsa benar-benar berdampak positif terhadap peningkatan hasil pertanian,” ungkap Bapak Hasan.

Sementara itu, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., melalui Danramil 04/Mrb Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., menambahkan bahwa benih yang baik harus memiliki mutu fisiologis tinggi seperti daya kecambah dan vigor, yang berkontribusi besar terhadap keberhasilan produksi padi.

“Penaburan benih ini merupakan langkah awal dalam menyiapkan bibit untuk percepatan masa tanam. Oleh karena itu, prosesnya harus dilakukan dengan benar karena benih menjadi faktor penentu pertumbuhan padi nantinya. Diharapkan, dengan teknik penaburan yang telah diajarkan oleh Babinsa, dapat dihasilkan bibit yang cepat tumbuh, memiliki akar kuat, serta berpotensi tinggi dalam produksi,” jelas Danramil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *