Barito Kuala — Dalam meningkatkan kepedulian lingkungan sekaligus mengantisipasi terjadinya banjir serta potensi berkembangnya wabah penyakit dan nyamuk, Koramil 1005-05/Mandastana melaksanakan kegiatan karya bakti (Karbak) pembersihan pasar, selokan, serta penanaman pohon di wilayah Kodim 1005/Barito Kuala. Kegiatan terpusat di area Pasar Selasa Desa Tanipah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, pada Selasa, 2 Desember 2025.
Kegiatan Karbak ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya 6 personel Koramil 1005-05/Mandastana, 2 personel Polsek Mandastana, serta 6 orang aparat desa dan masyarakat setempat. Kolaborasi lintas elemen ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kebersihan lingkungan dan peningkatan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga sanitasi untuk kesehatan bersama.
Danramil 1005-05/Mandastana, dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa karya bakti merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat di tingkat paling dasar. Ia menegaskan bahwa persoalan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan perlu kepedulian bersama.
“Kami dari Koramil berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Terlebih saat memasuki musim penghujan, kondisi pasar dan selokan harus benar-benar bersih agar tidak terjadi penyumbatan yang bisa memicu banjir,” Ungkapnya saat memberikan arahan di lokasi kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa penanaman pohon yang dilakukan bukan sekadar simbolis, namun bagian dari upaya jangka panjang untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
“Selain membersihkan area pasar dan saluran air, penanaman pohon ini penting untuk memperkuat struktur tanah dan memperbaiki kualitas udara. Kami berharap kegiatan ini dapat mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan memahami bahwa kesehatan sangat ditentukan oleh kualitas kebersihan di sekitar kita,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Pembersihan selokan dilakukan dengan mengangkat sampah, lumpur, dan sumbatan yang berpotensi menyebabkan aliran air tersendat. Sementara di area pasar, personel gabungan turut menata ulang beberapa titik yang kerap menjadi tempat penumpukan sampah. Masyarakat yang terlibat juga tampak antusias memberikan kontribusi langsung dalam kegiatan tersebut.
Danramil menekankan bahwa sinergi antara TNI, Polri, aparat desa, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan kegiatan semacam ini. Menurutnya, upaya pencegahan penyakit seperti demam berdarah, diare, maupun penyakit berbasis lingkungan harus dimulai dari kebersihan sekitar.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan aparat terkait dalam kegiatan hari ini. Semangat gotong royong seperti inilah yang menjadi kekuatan utama kita dalam menjaga kesehatan lingkungan. Jika selokan bersih, pasar tertata, dan pohon semakin banyak, maka ancaman banjir dan berkembangnya penyakit bisa diminimalisir,” jelasnya.
Melalui kegiatan Karbak ini, Koramil 1005-05/Mandastana berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola hidup bersih dan menjaga lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan ditutup dengan penanaman sejumlah bibit pohon di sekitar area pasar yang diharapkan dapat menjadi peneduh sekaligus mempercantik kawasan Pasar Selasa Tanipah.
Dengan adanya program rutin seperti ini, Koramil 1005-05/Mandastana menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan aman dari potensi bencana serta ancaman penyakit.(1005).
