ACEH BARAT – Bagi TNI tidak ada kata tidak bisa, semua harus bisa. Layaknya yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 04/Mrb Kodim 0105/Abar, Kopka Darmawan, yakni mengoperasionalkan mesin pompa air guna mengairi lahan pertanian milik salah satu petani yang sudah mulai kekeringan di Desa Paya Peunaga, Kecamatan Meureubo, Senin (26/1/2026).
Saat ini sudah masuk kategori musim kemarau. Minimnya curah hujan mengancam areal tanaman padi milik petani. Untuk mengatasi hal tersebut, Kopka Darmawan bergerak cepat memberikan bantuan dengan langkah inovatif, memberdayakan mesin diesel untuk menarik air dari sumber terdekat dan mengalirkannya ke sawah-sawah yang membutuhkan.
Babinsa menjelaskan, keberadaan mesin pompa air menjadi salah satu faktor penting dalam mengungkit areal sawah tadah hujan agar bisa mendongkrak produktivitas padi pada lahan yang kadar airnya minim. Pemanfaatan mesin pompa ini disinyalir dapat mengoptimalisasikan asupan air terhadap tanah sawah yang bertekstur kering, sehingga pertumbuhan tanaman padi tidak terhambat.
Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., lewat Danramil 04/Mrb Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., mengatakan tindakan Babinsa tersebut merupakan aksi nyata guna mengatasi kendala dalam mewujudkan swasembada pangan, karena secara spesifik tanaman padi harus mengonsumsi air yang cukup dan tidak boleh kekurangan suplai air.
“Langkah inovatif Babinsa sangat bermanfaat dalam proses pertumbuhan tanaman, yang muaranya dapat meningkatkan produktivitas hasil yang signifikan. Pada prinsipnya, pompa air adalah solusi yang tepat untuk mentransfer sejumlah volume air agar debit air di sawah tercukupi. Dengan demikian, tanaman padi tetap tumbuh dan berkembang normal serta terhindar dari gagal panen,” ungkap Danramil.
Saat di lokasi, Babinsa bukan hanya mengoperasionalkan mesin pompa saja, namun juga memberikan edukasi dan solusi sederhana tentang cara merawat tanaman di musim kering agar pertumbuhannya sesuai harapan. Hal ini merupakan bagian dari program kerja Babinsa dalam mendukung kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat lokal, terutama di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi di pedesaan.
Tak pelak, petani mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Babinsa. “Tanpa bantuan Bapak Babinsa, kami khawatir tanaman padi akan gagal panen. Namun, berkat kerja ikhlas Babinsa, kini kami yakin tanaman padi akan tumbuh subur karena kebutuhan airnya tercukupi,” singkat salah satu petani.
