ACEH BARAT – Bentuk kepedulian dan kedekatan TNI dengan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0105-10/Woyla Barat Kodim 0105/Aceh Barat, Serka Rahman Rambe, yang turut membantu warga menggiling padi hasil panen di Desa Pasi Mali, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, pada Minggu (02/11/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Serka Rahman Rambe tampak bahu-membahu bersama warga, khususnya Bapak Mardi, yang sedang menggiling padi hasil panen beberapa hari sebelumnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan di wilayah binaan.
“Sebagai Babinsa, kami tidak hanya fokus pada tugas pengamanan, tetapi juga ikut membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk pertanian. Ini bagian dari upaya kami untuk selalu hadir di tengah-tengah warga,” ujar Serka Rahman Rambe di sela kegiatan.
Menurutnya, membantu petani merupakan salah satu bentuk implementasi dari tugas pembinaan teritorial (Binter) TNI AD. Selain mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana komunikasi sosial yang efektif untuk memahami kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.
Sementara itu, Bapak Mardi menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan Babinsa yang selalu aktif mendampingi para petani di Desa Pasi Mali.
“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Beliau sering turun langsung, membantu kami dari masa tanam hingga panen. Ini sangat memotivasi kami untuk terus semangat bekerja,” ungkapnya.
Danramil 0105-10/Woyla Barat, Kapten Inf Rahmad Edy menyampaikan apresiasi terhadap anggotanya yang terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami mendorong seluruh Babinsa agar terus berperan aktif membantu masyarakat. Kehadiran mereka harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga binaan,” tegasnya.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan semangat gotong royong dan memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional.
