ACEH JAYA – Pendekatan komunikasi sosial terus dilakukan aparat kewilayahan untuk mengetahui kondisi masyarakat secara langsung. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 03/Setia Bakti Kodim 0114/Aceh Jaya, Sertu Marwansyah, saat menyambangi pedagang ayam potong di Desa Gampong Baro, Kecamatan Setia Bakti, Kamis (19/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus memantau perkembangan ekonomi di tingkat desa, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dalam kunjungannya, Sertu Marwansyah berdialog langsung dengan Bapak Rahmad, pemilik usaha ayam potong yang menjual dagangannya di depan rumah. Percakapan berlangsung santai namun penuh makna, dengan membahas kondisi usaha yang dijalankan serta perkembangan harga di pasaran.

Dari hasil komunikasi tersebut, diketahui bahwa harga ayam potong saat ini mengalami penyesuaian seiring meningkatnya permintaan menjelang Lebaran. Ayam putih dijual dengan harga sekitar Rp65.000 per ekor, sedangkan ayam merah berada di kisaran Rp55.000 per ekor.

Sertu Marwansyah menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk mengetahui kondisi riil yang dihadapi pedagang kecil. “Melalui komunikasi langsung, kita bisa memahami situasi di lapangan dan mengetahui apa yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain memantau harga, Babinsa juga memberikan motivasi kepada pedagang agar tetap semangat menjalankan usahanya. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas barang dagangan serta memberikan pelayanan yang baik kepada pembeli.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan antara aparat dan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas warga dinilai mampu menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis.

Bapak Rahmad mengaku senang dengan kunjungan Babinsa yang telah meluangkan waktu untuk melihat langsung kondisi usahanya. Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan, karena memberikan perhatian dan dukungan bagi pelaku usaha kecil.

Menjelang Lebaran, permintaan ayam potong biasanya mengalami peningkatan. Hal ini menjadi peluang bagi pedagang, namun juga menuntut kesiapan dalam menjaga stok serta stabilitas harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Sertu Marwansyah juga mengimbau agar pedagang tidak menaikkan harga secara berlebihan dan tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Dengan demikian, keseimbangan antara keuntungan usaha dan kebutuhan masyarakat dapat terjaga.

Selama kegiatan berlangsung, suasana di lokasi terpantau aman dan kondusif. Interaksi antara Babinsa dan pedagang berjalan dengan baik tanpa kendala.

Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat, serta informasi terkait kondisi ekonomi di tingkat bawah dapat terus terpantau dengan baik, khususnya dalam menghadapi momen penting seperti Hari Raya Idul Fitri.(0114).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *