ACEH BARAT – Program Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh pemerintah mendapat dukungan penuh dari TNI AD. Hal tersebut tampak dari kegiatan Babinsa Koramil 04/Meureubo Kodim 0105/Aceh Barat, Serma Ngadiso, yang memberikan pendampingan kepada salah satu pelaku usaha peternak ikan lele dengan sistem bioflok di Desa Langung, Kecamatan Meureubo, Minggu (19/10/2025).
Budidaya ikan lele ini merupakan hasil binaan dan bimbingan langsung Babinsa mulai dari tahap perencanaan, pembuatan kolam, penaburan benih, pemberian pakan hingga proses perawatan. Sistem bioflok dipilih karena dinilai efektif dan efisien, tidak membutuhkan lahan luas, serta dapat menggunakan kolam buatan berbahan terpal dengan rangka sesuai ukuran yang diinginkan.
Serma Ngadiso menjelaskan bahwa untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal, kunci utama terletak pada pengaturan pakan, kondisi air, dan suhu air. Kualitas air dijaga menggunakan mesin aerator agar sirkulasi udara tetap baik. Selain itu, air kolam perlu diganti secara berkala agar ikan tumbuh lebih cepat, serta dilakukan pembersihan dan pemeliharaan rutin.
Babinsa juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan hingga masa panen tiba. Menurutnya, pemberdayaan budidaya ikan lele sistem bioflok ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata TNI terhadap program swasembada pangan nasional.
Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., melalui Danramil 04/Meureubo Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat mengembangkan usaha produktif di wilayah binaan. “Budidaya ikan lele sistem bioflok ini sangat efektif dan efisien karena dapat memanfaatkan lahan kosong. Selain hemat lahan dan pakan, air limbah dari bioflok juga bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman produktif di sekitar kolam,” ujar Danramil.
