ACEH BARAT — Sebagai aparat kewilayahan yang memiliki tugas langsung bersentuhan dengan masyarakat, Babinsa Posramil 05/Pante Ceureumen Kodim 0105/Aceh Barat, Kopka Edi Sutrisno, terus menunjukkan dedikasi dan kepeduliannya dengan turun ke lapangan untuk memastikan kondisi keamanan dan keselamatan warga pascabanjir di wilayah Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (11/12/2025).

Bencana banjir yang melanda wilayah tersebut tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius. Menyikapi hal itu, Babinsa bergerak cepat melakukan pemantauan situasi sekaligus memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada dan meningkatkan kehati-hatian terhadap perubahan kondisi lingkungan di sekitar mereka.

Dalam kegiatan yang dilakukan sejak dini hari hingga menjelang malam, Babinsa mengunjungi sejumlah titik yang sebelumnya terdampak banjir, seperti kawasan permukiman padat penduduk, akses jalan yang sempat tergenang air, serta beberapa fasilitas umum yang mengalami kerusakan. Kepada warga, Babinsa menekankan bahwa situasi pascabanjir sering kali justru mengandung risiko yang lebih besar jika tidak diwaspadai, mulai dari munculnya genangan baru, tanah yang masih labil, kabel listrik yang terendam dan berpotensi membahayakan, sampai ancaman kesehatan seperti penyakit kulit, diare, serta meningkatnya populasi nyamuk. Karena itu, partisipasi warga sangat diperlukan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melaporkan setiap gejala kerusakan yang mereka temui.

Tidak hanya berfokus pada aspek fisik, Babinsa juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Situasi pascabencana sering kali dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan kriminal, seperti pencurian di rumah-rumah yang ditinggal sementara oleh pemiliknya. Melalui pendekatan persuasif, Babinsa mengingatkan warga agar tetap memperhatikan keamanan barang-barang berharga, meningkatkan siskamling, serta memperkuat komunikasi antarwarga dan dengan aparat keamanan di wilayah tersebut.

Selain memberikan imbauan, Babinsa juga melaksanakan komunikasi sosial dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perangkat desa untuk mengoordinasikan langkah-langkah penanganan pascabanjir. Tindakan ini dilakukan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh. Babinsa mendengarkan berbagai keluhan warga, mulai dari kebutuhan logistik, kerusakan infrastruktur rumah, hingga bantuan kesehatan, lalu menyampaikannya kepada pihak terkait agar segera ditindaklanjuti. Kehadiran Babinsa di tengah warga tidak hanya bertujuan memberikan rasa aman, tetapi juga memastikan solidaritas dan gotong royong tetap terjaga di masa pemulihan.

Di beberapa lokasi, Babinsa turut membantu membersihkan sisa lumpur, menyingkirkan puing-puing, dan memetakan titik-titik yang berpotensi menimbulkan banjir susulan. Upaya ini dilakukan bersama warga sebagai bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan kerja sama yang baik, proses pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih cepat sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Melalui kegiatan ini, Babinsa menegaskan bahwa pihaknya akan terus memonitor kondisi wilayah dari waktu ke waktu. TNI, khususnya melalui peran Babinsa di setiap desa dan kelurahan, berkomitmen hadir di garis terdepan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Kehadiran Babinsa bukan sekadar menjalankan tugas rutin, tetapi merupakan wujud kepedulian, tanggung jawab moral, dan semangat pengabdian kepada masyarakat serta negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *