Merauke – Babinsa Kampung Sumber Rejeki Koramil 1707-02/Merauke Sertu Aries Ardiansyah, menghadiri undangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam kegiatan sosialisasi sewa menyewa yang digelar pada Senin, 02 Maret 2026, pukul 10.00 s.d. 12.00 wit bertempat di Aula Kampung Sumber Rejeki, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke – Provinsi Papua Selatan.

Sosialisasi tersebut merupakan inisiatif Mahasiswa KKN dari Universitas Musamus Merauke yang tengah mengabdi di Kampung Sumber Rejeki. Dalam pemaparannya, para mahasiswa menjelaskan secara sederhana namun mendalam mengenai pentingnya pemahaman hukum sewa menyewa dalam kehidupan bermasyarakat. Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain dasar hukum sewa menyewa, perbedaan perjanjian tertulis dan lisan, komponen perjanjian, hak dan kewajiban para pihak, asas-asas penting dalam perjanjian, serta mekanisme penyelesaian sengketa.

Kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai tamu undangan, namun juga sebagai pendamping dan motivator. Dalam arahannya, Sertu Aries Ardiansyah menyampaikan pesan dengan pendekatan humanis namun tegas kepada para mahasiswa KKN. Ia menekankan pentingnya menjaga etika dan tingkah laku selama berada dan berinteraksi di tengah masyarakat kampung.

“Adek-adek Mahasiswa adalah tamu sekaligus mitra masyarakat. Jaga sikap, jaga kekompakan antar teman, dan bangun komunikasi yang baik dengan aparat kampung. Jika ada kendala atau permasalahan di lapangan, jangan dipendam, segera sampaikan kepada pihak kampung agar bisa dibantu dan diselesaikan dengan cepat”. tegas Babinsa.

Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Kepala Kampung Sumber Rejeki Bapak Bambang Irawan, S.TP, Ketua Bamuskam Bapak Dahno dan para Ketua RT/RW setempat. Sinergi antara Mahasiswa, Aparat Kampung, dan TNI melalui Babinsa diharapkan mampu meningkatkan pemahaman hukum masyarakat sekaligus memperkuat hubungan sosial yang harmonis.

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, mendukung kegiatan positif, serta memastikan terciptanya lingkungan kampung yang tertib, aman, dan saling menghargai.(1707).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *