Aceh Barat – Babinsa Koramil 04/Mrb Kodim 0105/Abar, Kopka Darmawan menghadiri acara Lokakarya Mini Lintas Sektor (Lokmin Linsek) guna membahas peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang digelar di Kantor Balai Penyuluhan KB, berlokasi di Jalan TMMD Desa Peunaga Rayeuk, Kecamatan Meureubo, Sabtu (4/10/2025).
Lokmin Linsek ini merupakan salah satu wadah untuk membangun komitmen sekaligus menyatukan misi tingkat pemangku kepentingan terhadap berbagai keluhan masyarakat. Beragam isu strategis dikupas dalam forum ini, secara spesifik menyangkut peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Di sela-sela aktivitasnya, Babinsa mengatakan bahwa kesehatan masyarakat secara kolektif adalah tanggung jawab bersama. Untuk itu, pentingnya data lengkap terkait stunting baik di tingkat desa hingga kecamatan. Pasalnya, dengan data tersebut bisa menjadi referensi untuk membuat keputusan yang tepat dan akurat serta mencegah analisis yang tidak lengkap sehingga pengambilan keputusan yang salah pun dapat dicegah.
“Data yang valid dapat menjadi parameter dan acuan untuk merancang perencanaan yang matang, termasuk perkiraan situasi di masa depan. Berdasarkan Perpres RI No. 72 Tahun 2021 tanggal 5 Agustus 2021, Pasal 1 menyebutkan bahwa stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar,” ujar Babinsa.
Sementara di Pasal 3, lanjut Babinsa, pelaksanaan percepatan penurunan stunting dengan kelompok sasaran remaja, calon pengantin, ibu menyusui, dan anak usia 0–59 bulan.
Sementara itu, Kapus Meureubo, Erna Winta menambahkan ada lima efek stunting pada psikologi anak, yakni kurang percaya diri, sulit beradaptasi, mudah cemas, lebih rentan depresi, dan hiperaktif.
“Stunting dapat dicegah dengan beberapa langkah, di antaranya menjaga asupan nutrisi selama masa kehamilan, memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan, mencukupi kebutuhan nutrisinya, menjaga kebersihan lingkungan rumah, dan rutin memantau tumbuh kembangnya,” terang Kapus Erna Winta.
Di tempat lain, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., melalui Danramil 04/Mrb Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., mengatakan bahwa wadah Lokmin Linsek ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara rutin untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara puskesmas dengan lintas sektor. Hal ini bertujuan untuk membangun komitmen, menyatukan misi, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mengetahui peran masing-masing sektor, merumuskan rencana kerja sama, menyiapkan data dan informasi untuk Musrenbang tingkat kecamatan, serta menginventarisasi usulan lintas sektor.
Kegiatan Lokmin Linsek ini juga tampak dihadiri oleh Camat Meureubo, Kabid BKKBN, Kadis DP3AKB, Bhabinkamtibmas, dan kader-kader PKK.
