BALANGAN – Harapan warga Desa Dayak Pitap, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, kembali menguat seiring adanya Program Jembatan Garuda yang diharapkan mampu membangun kembali jembatan gantung yang putus akibat banjir bandang pada Desember 2025 lalu.
Harapan tersebut mengemuka saat Babinsa Koramil 1001-03/Awayan Kodim 1001/HSU, Serka Romanus Budianto Simarmata, turun langsung melaksanakan monitoring kondisi jembatan, Jumat (03/04/2026).
Sejak jembatan utama menuju kawasan perkebunan putus, warga terpaksa menyeberangi sungai dengan berjalan kaki di aliran air untuk menuju kebun. Kondisi ini hanya dapat dilakukan saat debit sungai rendah. Namun ketika hujan turun dan debit air meningkat, akses warga menuju kebun terputus total.
Situasi tersebut menjadi persoalan serius karena sebagian besar masyarakat menggantungkan mata pencaharian dari hasil perkebunan. Putusnya akses membuat aktivitas berkebun terhambat, bahkan distribusi hasil panen tidak dapat dilakukan.
Serka Romanus menegaskan bahwa kondisi ini telah menjadi perhatian bersama dan perlu percepatan penanganan agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan.
“Dengan adanya Program Jembatan Garuda, kita berharap pembangunan kembali jembatan ini dapat segera terealisasi sehingga warga dapat kembali beraktivitas dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran jembatan baru nantinya bukan hanya memulihkan akses, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat desa yang selama ini sangat bergantung pada jalur tersebut.
Monitoring yang dilakukan Babinsa juga bertujuan menghimpun data lapangan sebagai bahan laporan kepada komando atas dan pemerintah daerah guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak warga.
Di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat, kehadiran Babinsa di lokasi menjadi bukti nyata bahwa TNI AD selalu hadir membantu mengatasi persoalan rakyat, sekaligus mendorong solusi nyata bagi kesejahteraan warga.(pendim1001).
