ACEH BARAT – Dalam upaya menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Woyla Barat, Komando Rayon Militer (Koramil) 0105-10/Woyla Barat yang diwakili oleh Batiwanwil Sertu Sutrisno menghadiri acara Rembuk Stunting Tahun 2025 yang digelar di Balai Musyawarah Gampong Alue Perman, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, pada Selasa (21/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Camat Woyla Barat yang diwakili oleh Sekcam Bapak Hidayat, Kasi Trantib Kecamatan Bapak Ikbal, Kepala Puskesmas Pasie Mali Ibu Saflinda, Kapolsek Woyla Barat yang diwakili oleh Aiptu Kamaruzzaman, Pendamping Desa Bapak Safrizal, Bidan Desa, Kecik Gampong Alue Perman Bapak Zaini, aparatur gampong, serta kader Posyandu Gampong Alue Perman.

Dalam sambutannya, para perwakilan lembaga menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menekan angka stunting di wilayah tersebut. Stunting menjadi isu prioritas nasional yang memerlukan perhatian serius dan penanganan menyeluruh, dimulai dari tingkat desa.

Dari hasil diskusi dan musyawarah yang berlangsung dalam acara tersebut, disepakati beberapa poin penting sebagai langkah konkret dalam penanganan stunting di Gampong Alue Perman, yaitu:

  1. Peningkatan pelayanan saat pelaksanaan Posyandu, baik dari segi keterlibatan tenaga medis maupun kelengkapan fasilitas.
  2. Pengawasan terhadap asupan gizi makanan, khususnya bagi balita dan ibu hamil, guna memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi.
  3. Sosialisasi rutin tentang pentingnya imunisasi, sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai penyakit yang dapat memicu stunting.
  4. Pengadaan alat-alat penunjang kegiatan Posyandu, seperti timbangan digital, pengukur tinggi badan, dan perlengkapan kebersihan.
  5. Pemantauan berkelanjutan terhadap anak-anak yang mengalami gejala stunting, melalui kunjungan rumah dan pendampingan intensif oleh kader serta bidan desa.

Sertu Sutrisno dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan penuh dari Koramil 0105-10/Woyla Barat terhadap seluruh program penanganan stunting di wilayah binaannya.

“Kami siap mendukung kegiatan-kegiatan yang bersifat membangun dan menyejahterakan masyarakat, terutama dalam penanganan stunting yang menjadi perhatian nasional. TNI akan selalu hadir bersama rakyat dalam segala aspek,” ujar Sertu Sutrisno.

Kegiatan rembuk stunting ini diharapkan menjadi momentum awal untuk meningkatkan kesadaran dan kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat dan bebas dari stunting di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *