NAGAN RAYA – Suara mesin excavator menggema seperti irama kerja tanpa jeda di Desa Ujong Blang, Kecamatan Beutong. Alat berat itu bergerak perlahan namun pasti, mengupas tanah demi membentuk badan jalan sepanjang 3.100 meter dengan lebar 6 meter yang akan menghubungkan Desa Ujong Blang dan Desa Pante Ara.

Pembangunan ini menjadi sasaran utama Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya. Jalan yang sebelumnya hanya berupa jalur tanah kini mulai menampakkan wujudnya, ibarat urat nadi baru yang kelak menghidupkan aktivitas masyarakat.

Tak hanya fokus pada badan jalan, Satgas TMMD juga mengerjakan pembuatan parit di sisi kiri dan kanan jalan. Drainase tersebut berfungsi mengalirkan air agar tidak menggerus struktur jalan saat hujan turun. Parit menjadi penjaga senyap yang memastikan jalan tetap kuat dalam jangka panjang.

Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya, Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto, menjelaskan bahwa drainase memiliki peran vital dalam menjaga kualitas pembangunan.

“Parit ini bukan sekadar galian tanah, tetapi sistem pengendali air agar jalan tidak cepat rusak. Kami ingin hasil TMMD dapat digunakan masyarakat dalam waktu lama,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Progres pekerjaan terus dikebut dengan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Setiap hari menjadi langkah kecil menuju perubahan besar bagi wilayah pedalaman Beutong.

Ia menambahkan bahwa Satgas tetap optimis seluruh sasaran akan rampung sebelum penutupan TMMD dan segera dimanfaatkan masyarakat sebagai akses ekonomi, pendidikan, serta mobilitas sosial yang lebih baik.(0116).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *