MERAUKE – Babinsa Koramil 1707-01/Muting Kodim 1707/Merauke segera turun tangan saat menerima kabar kebakaran lahan kebun karet milik warga di Jalan Trans Papua, Distrik Muting, Kabupaten Merauke; aksi dipimpin oleh Peltu Maksum untuk menahan meluasnya si jago merah.
Informasi mengenai kebakaran itu diterima Babinsa pada sekitar pukul 12.00 WIT dari seorang pengemudi taksi online yang melintas di lokasi. Tanpa menunda, pada sekitar pukul 12.15 WIT Peltu Maksum bersama rekan-rekan Babinsa berangkat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 12.30 WIT, ketika api sudah membesar disertai kepulan asap serta mulai menjalar akibat tiupan angin.
Mengingat terbatasnya peralatan dan ketiadaan sumber air di sekitar lokasi, Babinsa menggunakan sarana seadanya seperti ranting pohon untuk memukul dan menghalau kobaran agar tidak merambat. Kerja keras tersebut dilakukan dengan penuh kehati-hatian hingga api akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIT. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai setengah hektare.
Peltu Maksum menyatakan tindakan cepat itu merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Babinsa dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga lingkungan. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Saat musim kemarau seperti sekarang, api kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian serta membahayakan lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Keberhasilan Babinsa memadamkan api dengan sarana sederhana menjadi bukti bahwa semangat pengabdian tidak selalu bergantung pada kelengkapan peralatan, tetapi juga pada kepedulian, keberanian, dan kecepatan bertindak demi keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.(1707).
