ACEH BARAT – Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., Dandim 0105/Abar, hadir dalam Deklarasi Gerakan Sholat Subuh Akbar yang diprakarsai oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., di Masjid Agung Baitul Makmur, Jalan Imam Bonjol, Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat (16/10/2026).
Acara dibuka dengan pelaksanaan sholat Subuh berjamaah, diikuti dzikir bersama dan tausiah singkat oleh Al-Mukarram Tgk. Junaidi Ilyas dari Aceh Utara, yang mengangkat tema “Semangat Persatuan”.
Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat atas ajakan untuk membiasakan sholat Subuh berjamaah, menilai gerakan itu lebih dari sekadar pelaksanaan ibadah karena juga mempererat silaturahmi serta membentuk karakter dan kepedulian sosial.
“Sholat Subuh berjamaah memiliki makna yang sangat mendalam. Selain memakmurkan masjid, kegiatan ini mempererat habluminallah dan memperkuat habluminannas. Sholat juga merupakan tiang agama sekaligus pedoman hidup bagi umat Islam. Oleh karena itu, membiasakan diri memulai hari dengan sholat Subuh berjamaah di masjid diharapkan dapat membentuk pribadi yang disiplin, beriman, berakhlak mulia, serta memiliki semangat persatuan dan kebersamaan,” ungkap Dandim.
Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., mengatakan gerakan ini sejalan dengan identitas Meulaboh sebagai Kota Tauhid Tasawuf, dan menegaskan nilai spiritual harus tercermin dalam perilaku sehari-hari termasuk menjaga kerukunan serta membina hubungan harmonis di masyarakat.
Ia menambahkan bahwa melalui gerakan ini masjid hendaknya menjadi pusat pembinaan umat, penguatan ukhuwah Islamiyah, dan sarana penanaman nilai persatuan. Harapannya gerakan itu memicu kebangkitan spiritual demi Aceh Barat yang religius, harmonis, dan bermartabat.
Deklarasi diharapkan menjadikan masyarakat semakin mencintai masjid dan istiqamah melaksanakan sholat berjamaah, serta memperkuat nilai keagamaan sebagai landasan menjaga persatuan dan mendukung pembangunan Kabupaten Aceh Barat.(0105)
