ACEH BARAT – Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat tidak dipungut biaya dan tidak melibatkan praktik percaloan saat memberi pengarahan di Aula Makodim 0105/Abar, Jalan Imam Bonjol, Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Rabu (14/10/2026).
Dalam sambutannya kepada para calon prajurit, Dandim meminta agar peserta seleksi tidak mudah terpengaruh pihak yang menawarkan kelulusan dengan imbalan uang dan mengingatkan pentingnya mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan.
“Jangan percaya calo dan jangan tergiur iming-iming kelulusan. Semua tahapan penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan tanpa dipungut biaya. Kelulusan harus diperjuangkan melalui kemampuan, kesiapan, dan usaha sendiri, bukan dengan membayar orang lain,” tegasnya.
Ia juga menginstruksikan calon prajurit untuk mempersiapkan diri secara serius, termasuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan serta mendalami materi akademik yang diperlukan.
“Perhatikan seluruh persyaratan yang telah ditentukan, termasuk menjaga penampilan diri dan tidak bertato. Jangan hanya bermodal keinginan, tetapi buktikan dengan disiplin, kerja keras, dan kesiapan yang matang,” pesannya.
Dandim menambahkan ajakan untuk segera melaporkan kepada Babinsa jika menemui indikasi percaloan atau menerima tawaran kelulusan berbayar, sebagai upaya menjaga proses seleksi yang bersih dan transparan.
“Bentuk diri kalian sendiri untuk menentukan masa depan. Maksimalkan performa, luruskan niat, dan berjuang dengan sungguh-sungguh. Jadilah calon prajurit yang memiliki mental kuat, fisik prima dan jangan mencari jalan pintas, karena cita-cita besar harus diraih dengan cara yang benar,” tambahnya.
Melalui pengarahan tersebut, Kodim 0105/Abar berharap para calon prajurit lebih paham mekanisme penerimaan dan termotivasi mengikuti seleksi dengan percaya diri. Kesempatan mengabdi terbuka bagi yang memenuhi persyaratan dan menjalani tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.(0105).
